Tutorial SOLIDWORKS: Membuat Sketsa 2D
- Jethro Jiang
- Apr 28
- 7 min read
Jika Anda sedang mencari tutorial drawing/2D output di SOLIDWORKS, maka Anda berada di tempat yang tepat. Sketsa 2D merupakan pondasi utama dalam proses desain berbasis CAD, karena dari sinilah seluruh model 3D akan dikembangkan.
Tanpa pemahaman yang baik tentang pembuatan sketsa, hasil desain bisa kurang presisi dan sulit dikembangkan ke tahap berikutnya.

Melalui panduan ini, Anda akan mempelajari cara membuat sketsa 2D di SolidWorks secara lengkap, mulai dari menentukan plane, menggambar bentuk dasar, hingga memberikan dimensi dan relasi yang tepat.
Tutorial Membuat Drawing/2D Output dalam 9 Langkah
Tutorial ini dirancang agar mudah dipahami, bahkan untuk pemula. Sehingga Anda bisa langsung mempraktekkannya dan menghasilkan drawing/2D output yang rapi, akurat, dan siap digunakan dalam proses desain maupun produksi.
1. Membuka Proyek Part Baru di SOLIDWORKS
Langkah pertama dalam membuat drawing/2D output adalah membuka project baru di SolidWorks. Saat pertama kali menjalankan SolidWorks, biasanya akan muncul welcome window di tengah layar yang menampilkan beberapa pilihan jenis dokumen. Untuk mulai membuat desain, pilih opsi “Part” agar Anda masuk ke workspace khusus pembuatan komponen.

Jika jendela tersebut tidak muncul, Anda tetap bisa membuat file baru secara manual melalui menu:
Klik File di pojok kiri atas
Pilih New
Pilih Part, lalu klik OK
Setelah itu, Anda akan masuk ke area kerja utama SolidWorks. Di dalam workspace ini terdapat beberapa bagian penting yang perlu Anda kenali sejak awal. Bagian atas disebut ribbon toolbar, yang berisi berbagai tools untuk menggambar dan memodifikasi sketsa. Sementara di sisi kiri terdapat Featuremanager Design Tree, yaitu panel yang menampilkan struktur dan elemen desain yang sedang Anda buat.
Pada beberapa versi SolidWorks, Anda mungkin tidak langsung melihat tampilan plane (Front, Top, Right) di workspace. Hal ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan, karena plane akan muncul saat Anda mulai membuat sketsa. Memahami tampilan awal ini penting agar Anda tidak bingung saat masuk ke tahap berikutnya.
2. Menentukan Bidang Sketsa (Sketch Plane)
Setelah berhasil membuka project baru, langkah berikutnya adalah menentukan bidang kerja atau sketch plane. Plane ini berfungsi sebagai “kanvas” tempat Anda menggambar sketsa 2D.

Untuk memulai:
Klik tab Sketch di bagian atas
Pilih ikon Sketch
Sistem akan meminta Anda memilih plane
Pada tahap ini, biasanya akan muncul tiga pilihan plane utama di workspace, yaitu Front Plane, Top Plane, dan Right Plane. Anda bisa memilih salah satu sesuai kebutuhan desain. Misalnya, jika ingin menggambar dari tampilan depan, gunakan Front Plane.
Setelah plane dipilih, tampilan workspace akan otomatis menyesuaikan posisi agar Anda bisa menggambar secara tegak lurus (normal view). Ini sangat membantu karena Anda dapat melihat sketsa secara datar tanpa distorsi perspektif.
Pemilihan sketch plane bukan sekadar langkah teknis, tetapi juga berpengaruh pada orientasi model 3D yang akan dibuat nanti. Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri memilih plane yang sesuai sejak awal agar proses desain menjadi lebih efisien dan tidak perlu banyak penyesuaian ulang di tahap berikutnya.
3. Membuat Sketsa Dasar (Rectangle)
Pada tahap ini, Anda akan mulai membuat bentuk dasar sebagai bagian dari tutorial drawing/2D output di SOLIDWORKS. Perlu dipahami bahwa SolidWorks menggunakan konsep parametric modeling, yaitu setiap garis, bentuk, dan fitur yang dibuat akan memiliki parameter yang bisa diatur seperti panjang, lebar, dan posisi.

Artinya, proses menggambar di SolidWorks tidak hanya sekedar membuat bentuk visual, tetapi juga harus disertai dengan ukuran yang jelas agar desain dapat dikontrol dan dimodifikasi dengan mudah di kemudian hari.
Untuk memulai, Anda bisa menggunakan bentuk sederhana seperti rectangle:
Klik tab Sketch
Pilih tool Rectangle (Corner Rectangle)
Klik satu titik di workspace sebagai sudut pertama
Geser kursor dan klik lagi untuk menentukan sudut berlawanan
Pada tahap ini, Anda tidak perlu terlalu fokus pada ukuran yang presisi. Posisi dan ukuran rectangle bisa dibuat secara bebas karena akan disesuaikan pada langkah berikutnya menggunakan dimensi.
Setelah rectangle selesai dibuat, klik tanda centang hijau (OK) pada design tree untuk mengonfirmasi sketsa.
Selain itu, penting juga untuk memahami navigasi di workspace agar proses menggambar lebih nyaman. Anda bisa:
Menggunakan scroll mouse untuk zoom in/out
Menekan Ctrl + scroll untuk menggeser tampilan (pan)
Atau menggunakan menu View > Modify jika tidak menggunakan mouse wheel
Menguasai kontrol tampilan ini akan sangat membantu saat mengerjakan detail sketsa yang lebih kompleks.
4. Menambahkan Dimensi (Smart Dimension)
Setelah bentuk dasar selesai dibuat, langkah berikutnya adalah memberikan ukuran atau dimensi menggunakan fitur Smart Dimension. Tahap ini sangat penting karena menentukan seberapa akurat sketsa yang Anda buat.

Untuk menambahkan dimensi:
Klik Smart Dimension di toolbar
Klik salah satu sisi vertikal rectangle → untuk menentukan tinggi
Geser kursor dan klik untuk meletakkan dimensi
Masukkan nilai (misalnya 0.75 inch), lalu tekan Enter
Ulangi langkah yang sama pada sisi horizontal untuk menentukan lebar rectangle (misalnya 1.75 inch).
Dengan menambahkan dimensi, Anda telah mengubah sketsa dari sekadar gambar bebas menjadi desain yang terukur dan presisi. Inilah inti dari parametric modeling, di mana setiap perubahan nilai dimensi akan langsung memperbarui bentuk secara otomatis.
Tips penting:
SolidWorks mendukung berbagai satuan ukuran. Anda bisa langsung mengetikkan satuan seperti:
mm (milimeter)
cm (centimeter)
in (inch)
Namun, pastikan Anda menggunakan satuan yang konsisten dalam satu project. Hal ini penting terutama jika file akan digunakan untuk produksi atau dikirim ke pihak lain.
Dengan dimensi yang tepat, sketsa Anda akan menjadi lebih stabil (fully defined) dan siap untuk dikembangkan ke tahap desain berikutnya.
5. Menambahkan Garis pada Sketsa
Pada tahap ini dalam tutorial drawing/2D output di SOLIDWORKS, Anda akan menambahkan detail bentuk menggunakan tool Line. Tujuannya adalah mengembangkan bentuk dasar rectangle menjadi struktur yang lebih kompleks, seperti bagian atas bracket.
Konsep penting yang perlu diingat adalah: gambar dulu bentuknya, baru atur dimensinya nanti. Jadi, Anda tidak perlu terlalu presisi saat menggambar garis di tahap awal ini.
Langkah-langkahnya:
Klik tool Line (biasanya berada di dekat icon Rectangle)
Klik pada bagian atas rectangle sebagai titik awal garis (usahakan sedikit ke kiri)
Gerakkan kursor ke atas hingga membentuk garis vertikal, lalu klik untuk menentukan titik akhir
Setelah itu, lanjutkan dengan menggerakkan kursor ke kanan untuk membuat garis horizontal
Kemudian, turunkan garis kembali ke arah rectangle untuk membentuk sisi vertikal kedua
SolidWorks secara otomatis akan membantu Anda menjaga garis tetap lurus melalui indikator visual, seperti:
Garis bantu berwarna kuning (untuk menunjukkan arah vertikal/horizontal)
Garis putus-putus (guidelines) pada beberapa versi
Setelah tiga garis terbentuk, pastikan ujung garis terakhir menyentuh bagian atas rectangle agar semua garis saling terhubung. Untuk menghentikan pembuatan garis otomatis, tekan tombol Esc pada keyboard.
Dengan langkah ini, Anda telah berhasil membuat bentuk tambahan yang menyerupai rectangle kedua di atas bentuk awal, meskipun masih dalam bentuk garis.
6. Menghapus Bagian yang Tidak Diperlukan (Trim Entities)
Setelah menambahkan garis, biasanya akan terbentuk beberapa area yang terpisah. Dalam kasus ini, terdapat dua bagian:
Rectangle bawah (lebih lebar)
Struktur atas (lebih tinggi)

Agar keduanya menjadi satu bentuk utuh, Anda perlu menghapus garis pembatas yang tidak diperlukan menggunakan fitur Trim Entities.
Langkah-langkahnya:
Klik tool Trim Entities di toolbar
Arahkan kursor ke garis yang ingin dihapus
Klik dan tahan mouse, lalu geser melewati bagian garis tersebut
Lepaskan klik untuk menghapus bagian yang dipilih
Fitur ini bekerja dengan sangat intuitif, seperti menghapus bagian tertentu dari garis tanpa merusak keseluruhan sketsa. Dengan menghilangkan garis pemisah, dua area yang sebelumnya terpisah akan langsung menyatu menjadi satu bentuk.
Setelah proses trimming selesai, klik tanda centang hijau (OK) untuk mengonfirmasi perubahan.
Tahap ini sangat penting dalam pembuatan drawing/2D output karena membantu:
Menyederhanakan bentuk
Menghilangkan elemen yang tidak diperlukan
Membuat sketsa lebih rapi dan siap untuk tahap penyempurnaan
7. Menyempurnakan Bentuk Sketsa
Pada tahap ini, Anda akan menyempurnakan bentuk sketsa agar lebih mendekati desain akhir dalam tutorial drawing/2D output di SOLIDWORKS. Setelah sebelumnya membuat struktur dasar menggunakan garis, kini saatnya menambahkan elemen lengkungan agar bentuk terlihat lebih halus dan realistis.

Sebagai contoh, bagian atas bracket biasanya memiliki bentuk melengkung. Cara paling cepat dan efektif untuk membuatnya adalah dengan menggunakan fitur Circle yang memiliki hubungan tangent terhadap garis-garis di sekitarnya.
Langkah-langkahnya:
Klik tool Circle (di sebelah icon Line)
Pilih opsi Perimeter Circle dari dropdown
Klik tiga garis yang membentuk bagian atas struktur secara berurutan
Dengan cara ini, SolidWorks akan otomatis membuat lingkaran yang menyentuh (tangent) ketiga garis tersebut. Hasilnya adalah lengkungan yang presisi tanpa perlu menggambar manual.
Setelah lingkaran terbentuk, gunakan kembali fitur Trim Entities untuk:
Menghapus bagian lingkaran yang tidak diperlukan
Menghilangkan garis di luar area lengkungan
Menyatukan kembali seluruh bentuk menjadi satu region utuh
Terakhir, klik tanda centang hijau (OK) untuk menyelesaikan tahap ini. Pada titik ini, bentuk sketsa Anda sudah terlihat lebih kompleks dan mendekati desain final.
8. Menyelesaikan dan Menambahkan Dimensi Akhir
Setelah bentuk sketsa selesai, langkah selanjutnya adalah menyempurnakan dimensi agar desain benar-benar akurat dan siap digunakan. Berbeda dari sebelumnya yang hanya memberi dimensi pada garis, kali ini Anda akan mengatur jarak antar titik atau fitur dalam sketsa.

Langkahnya:
Klik Smart Dimension
Arahkan kursor ke titik paling atas dari lengkungan (biasanya muncul kotak kecil sebagai indikator titik)
Klik untuk menentukan titik pertama
Klik garis horizontal paling bawah sebagai titik kedua
Secara otomatis, SolidWorks akan menampilkan dimensi yang menunjukkan tinggi total dari sketsa. Posisikan dimensi di area yang mudah dibaca, lalu masukkan nilai sesuai kebutuhan dan tekan Enter.
Selain itu, Anda juga perlu menambahkan dimensi lain, seperti:
Jarak antar dua garis vertikal
Lebar bagian atas atau bawah
Radius lengkungan jika diperlukan
Setelah semua dimensi dimasukkan, tekan Esc untuk keluar dari tool. Pada tahap ini, sketsa Anda seharusnya sudah mendekati kondisi fully defined, yaitu semua elemen memiliki ukuran dan posisi yang jelas.
9. Mengatur Posisi Tengah dan Keselarasan (Centering & Alignment)
Langkah terakhir dalam proses ini adalah memastikan bahwa sketsa Anda simetris dan terpusat dengan baik. Hal ini penting untuk menghasilkan desain yang rapi, profesional, dan mudah diproses ke tahap berikutnya.

Salah satu cara sederhana untuk melakukan alignment adalah dengan menyamakan panjang garis:
Pilih dua garis horizontal di bagian atas (kiri dan kanan)
Klik garis pertama, lalu tekan Ctrl sambil klik garis kedua
Pada panel yang muncul, pilih opsi Equal
Dengan fitur ini, kedua garis akan otomatis memiliki panjang yang sama. Hasilnya, posisi bagian atas akan berada tepat di tengah (centered) terhadap struktur di bawahnya.
Selain Equal, Anda juga bisa memanfaatkan relasi lain seperti:
Horizontal/Vertical → menjaga arah garis
Symmetry → membuat bentuk simetris
Tangent → memastikan kelengkungan halus
Setelah selesai, klik tanda centang hijau (OK) untuk mengonfirmasi.
Butuh Bantuan Belajar SOLIDWORKS? Hubungi PT Grand Asia Technology
Jika Anda ingin memperdalam kemampuan desain setelah mengikuti tutorial drawing/2D output di SOLIDWORKS, PT Grand Asia Technology siap menjadi partner terbaik Anda.
Sebagai Authorized SOLIDWORKS® VAR (Value-Added Reseller) di Indonesia, kami tidak hanya menyediakan lisensi resmi, tetapi juga solusi lengkap untuk kebutuhan desain dan engineering Anda.
PT Grand Asia Technology juga menghadirkan layanan after sales service berupa training dan konsultasi yang dirancang untuk membantu individu maupun perusahaan dalam mengimplementasikan teknologi 3D CAD secara optimal.
Dengan pendekatan yang profesional dan responsif, kami telah membantu banyak klien meningkatkan efisiensi desain dan produktivitas kerja. Jadi, jika Anda ingin belajar lebih dalam atau mengembangkan sistem desain di perusahaan Anda, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai bersama PT Grand Asia Technology!



