top of page
logo GAT 7x7 cm.png

SOLIDWORKS MBD (Model Based Definition): Panduan Paperless Manufacturing untuk Industri Indonesia

Writer: Jethro Jiang
Jethro Jiang
2 days ago
13 min read

Oleh: Tim Technical Expert Grand Asia Technology 

Update terakhir: September 2026


SOLIDWORKS MBD (Model Based Definition) adalah pendekatan yang menjadikan model 3D sebagai sumber utama informasi desain dan manufaktur. Dengan konsep model based definition, informasi seperti dimensi, toleransi, datum, GD&T, surface finish, hingga catatan manufaktur dapat didefinisikan langsung pada model 3D melalui Product Manufacturing Information (PMI).


SOLIDWORKS MBD

Pendekatan ini menjadi bagian penting dari paperless manufacturing karena mengurangi ketergantungan pada gambar teknik 2D sebagai satu-satunya media komunikasi antara engineering, produksi, quality control, dan vendor.


Bagi perusahaan manufaktur Indonesia yang masih mengandalkan drawing 2D, penerapan MBD dapat menjadi langkah menuju proses engineering yang lebih terintegrasi. Model 3D tidak lagi hanya digunakan untuk visualisasi desain, tetapi juga menjadi sumber informasi yang dapat diteruskan ke proses manufaktur dan inspeksi.


Di artikel ini, kami membahas apa itu SOLIDWORKS MBD, cara kerjanya, fungsi PMI dan DimXpert, format 3D PDF serta STEP AP242, manfaat drawingless manufacturing, hingga strategi transisi dari workflow gambar teknik 2D menuju proses manufaktur berbasis model.


Apa itu Model Based Definition (MBD)?


Model Based Definition (MBD) atau juga disebut Digital Product Definition (DPD) adalah metode pendefinisian produk yang menggunakan model 3D sebagai sumber utama informasi desain dan manufaktur. Berbeda dengan workflow tradisional yang

menjadikan drawing 2D sebagai dokumen utama, MBD menempatkan informasi

manufaktur langsung pada model 3D.


Informasi tersebut dikenal sebagai Product Manufacturing Information (PMI). Isinya dapat mencakup:

  • Dimensi dan ukuran fitur

  • Toleransi dimensi

  • GD&T atau Geometric Dimensioning and Tolerancing

  • Datum

  • Surface finish atau kekasaran permukaan

  • Material dan perlakuan tertentu

  • Welding symbols

  • Manufacturing notes

  • Informasi inspeksi


Dengan demikian, engineer tidak hanya membuat bentuk 3D, tetapi juga mendefinisikan design intent dan persyaratan manufaktur pada model yang sama.

Konsep ini sering dikaitkan dengan drawingless manufacturing, yaitu proses manufaktur yang tidak lagi menjadikan drawing 2D sebagai dokumen utama untuk menyampaikan seluruh informasi teknis.


MBD vs Workflow Gambar Teknik 2D

Aspek

Workflow 2D Konvensional

Model Based Definition

Sumber informasi

Drawing 2D

Model 3D beranotasi

Informasi manufaktur

Terutama pada drawing

PMI pada model 3D

Revisi

Drawing perlu diperbarui dan dikontrol

Informasi mengikuti model

Visualisasi

Tampilan 2D

Model 3D interaktif

Komunikasi vendor

PDF/drawing 2D

3D PDF, eDrawings, atau data 3D

Pertukaran data

Umumnya berbasis dokumen

Dapat menggunakan semantic PMI

Potensi salah interpretasi

Bergantung pada pemahaman drawing

Informasi dikaitkan langsung dengan geometri

Integrasi digital

Terbatas

Lebih siap untuk workflow downstream

MBD bukan berarti gambar 2D harus langsung dihapus. Banyak perusahaan justru memulai dengan pendekatan hybrid, yaitu mempertahankan drawing untuk kebutuhan tertentu sambil menjadikan model 3D beranotasi sebagai sumber informasi utama.


Apa itu Model Based Enterprise (MBE)?


Model Based Enterprise (MBE) merupakan konsep yang lebih luas dari MBD. Dalam MBE, model digital digunakan sepanjang siklus hidup produk, mulai dari desain, manufaktur, inspeksi, perawatan, hingga proses lainnya.


MBD dapat menjadi salah satu langkah awal menuju lingkungan MBE karena informasi produk tidak lagi tersebar pada banyak dokumen yang berdiri sendiri.


Untuk perusahaan manufaktur, pendekatan ini membantu membangun aliran data yang lebih terhubung antara engineering, production, quality, supplier, dan sistem digital lainnya.


Apa itu SOLIDWORKS MBD?


SOLIDWORKS MBD merupakan solusi untuk mendefinisikan, mengorganisasi, dan mempublikasikan informasi manufaktur langsung pada model 3D SOLIDWORKS. Jika Anda baru mengenal ekosistem SOLIDWORKS, Anda dapat mempelajari terlebih dahulu apa itu SOLIDWORKS dan kegunaannya sebagai dasar sebelum masuk ke workflow MBD.


SOLIDWORKS MBD tersedia sebagai add-in terpisah yang kompatibel dengan SOLIDWORKS Design Standard, Professional, Premium, dan Ultimate. Beberapa kapabilitas dasar MBD juga sudah tersedia di setiap seat SOLIDWORKS Standard secara default.


SOLIDWORKS MBD berfokus pada tiga aktivitas utama:


1. Define – Mendefinisikan PMI

Engineer menambahkan informasi manufaktur ke model 3D, seperti dimensi, toleransi, datum, GD&T, surface finish, dan berbagai anotasi lainnya. DimXpert digunakan untuk membantu mendefinisikan dimensi dan toleransi berdasarkan fitur geometri model.


2. Organize – Mengorganisasi Informasi

PMI dapat dikelompokkan menggunakan Annotation Views sehingga pengguna tidak harus melihat seluruh informasi secara bersamaan. Setiap view dapat dirancang berdasarkan orientasi, fitur, area, atau kebutuhan pemeriksaan tertentu.


3. Publish – Mempublikasikan Data

Model dengan informasi manufaktur dapat dipublikasikan dalam format yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, termasuk 3D PDF, eDrawings, dan STEP AP242 untuk dikomunikasikan ke tim produksi, vendor, dan sistem downstream seperti CMM dan CAM.


Pemilihan format bergantung pada tujuan penggunaan. Vendor mungkin membutuhkan format yang mudah dibuka, sedangkan sistem downstream membutuhkan data PMI yang lebih terstruktur.


Memahami PMI dalam SOLIDWORKS MBD


PMI (Product Manufacturing Information) adalah informasi yang menjelaskan bagaimana sebuah produk harus dibuat dan diperiksa.


Dalam workflow MBD, PMI dapat mencakup:

  • Dimensi: ukuran panjang, diameter, radius, sudut, dan fitur lainnya.

  • Toleransi: batas variasi ukuran yang masih diperbolehkan.

  • GD&T: persyaratan bentuk, orientasi, lokasi, dan geometri.

  • Datum: referensi untuk menentukan hubungan geometris.

  • Surface Finish: persyaratan kualitas permukaan.

  • Welding Symbol: informasi mengenai proses atau spesifikasi pengelasan.

  • Material Notes: informasi material, perlakuan panas, coating, dan kebutuhan lainnya.

  • BOM: informasi komponen pada assembly.


Keuntungan utama PMI adalah informasi tersebut tidak berdiri sendiri sebagai teks pada lembar gambar. PMI dapat dikaitkan dengan geometri dan konteks model sehingga intent desain lebih mudah dipahami.


GD&T 3D Model dalam SOLIDWORKS MBD


GD&T (Geometric Dimensioning and Tolerancing) digunakan untuk menjelaskan persyaratan geometris sebuah komponen secara lebih presisi.

Alih-alih hanya menyatakan "diameter = 25 mm ± 0.05 mm", GD&T memungkinkan engineer menyatakan dengan presisi bagaimana komponen tersebut harus berfungsi. Misalnya: "permukaan ini harus tegak lurus (perpendicular) terhadap datum A dalam toleransi 0.02 mm."


SOLIDWORKS MBD mendukung GD&T sesuai standar ASME Y14.5-2018 dan ISO 16792. Yaitu dua standar utama yang digunakan oleh industri global, termasuk OEM otomotif dan aerospace yang beroperasi di Indonesia.


Dalam GD&T 3D model, informasi tersebut didefinisikan langsung pada model sehingga tim produksi dan quality dapat memahami hubungan antara toleransi dan fitur yang dimaksud.


SOLIDWORKS menyediakan kemampuan untuk membuat anotasi dan toleransi yang mengikuti praktik standar industri. Implementasi aktual tetap perlu mengikuti standar teknis dan aturan drafting yang digunakan oleh perusahaan atau pelanggan.


Format Output SOLIDWORKS MBD


Salah satu pertanyaan yang sering kami temui adalah: bagaimana model MBD dikirim kepada vendor atau digunakan oleh tim produksi?


Tidak semua kebutuhan membutuhkan format yang sama. SOLIDWORKS MBD menyediakan beberapa pilihan yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.


1. 3D PDF – Untuk Komunikasi dan Sharing

3D PDF SOLIDWORKS merupakan salah satu format yang praktis untuk membagikan informasi model kepada pihak yang tidak menggunakan SOLIDWORKS secara langsung. Model 3D dapat ditampilkan bersama informasi PMI dan berbagai tampilan yang sudah disiapkan.


Dalam penggunaannya, 3D PDF dapat membantu pengguna:

  • Melihat model dalam tampilan 3D

  • Memutar dan memperbesar model

  • Melihat informasi PMI

  • Berpindah antar tampilan

  • Melakukan review desain

  • Membagikan spesifikasi kepada vendor atau pelanggan


Format ini sangat berguna untuk komunikasi teknis, terutama ketika penerima tidak membutuhkan akses ke file CAD native. SOLIDWORKS juga mendukung pembuatan template 3D PDF sehingga perusahaan dapat menyesuaikan struktur dokumen dengan kebutuhan internal.


Contohnya dapat mencakup nomor part, revisi, informasi perusahaan, BOM, catatan umum, dan area approval.


2. eDrawings  – Untuk Review Model 3D


eDrawings dapat digunakan untuk kebutuhan review dan kolaborasi model secara interaktif. Format ini cocok ketika tim membutuhkan pengalaman melihat model yang lebih dekat dengan lingkungan CAD, tetapi tidak semua pengguna membutuhkan kemampuan penuh untuk mengedit desain.


Penggunaan eDrawings dapat membantu proses review antara engineering, vendor, customer, maupun departemen internal.


3. STEP AP242  – Untuk Pertukaran Data dan PMI


STEP AP242 (ISO 10303-242) adalah standar pertukaran data CAD neutral yang menyimpan tidak hanya geometri model, tapi juga semantic PMI, GD&T dan anotasi yang bisa dibaca dan dipahami oleh mesin.


Ini adalah format paling canggih dan paling penting untuk tujuan berikut:

  • Integrasi otomatis dengan mesin CMM: Program pengukuran koordinat bisa membaca GD&T dari STEP 242 dan menghasilkan inspection plan secara otomatis

  • Integrasi dengan software CAM: Toolpath bisa digenerate otomatis berdasarkan informasi fitur dari PMI

  • Pengarsipan jangka panjang: GoEngineer merekomendasikan STEP AP242 untuk penyimpanan digital file selama 10+ tahun, format ini terbukti stabil dan tidak bergantung pada versi software tertentu

  • Pertukaran data antar platform CAD berbeda: CATIA, NX, Creo, dan software lain bisa membaca STEP 242


Karena itu, STEP AP242 memiliki peran penting dalam strategi digital manufacturing dan interoperabilitas data, compliance dengan standar defense/aerospace (MIL-STD-31000A), dan pengarsipan digital jangka panjang.


Perbandingan Format Output

Aspek

3D PDF

eDrawings

STEP AP242

Tujuan utama

Komunikasi

Review model

Pertukaran data

Model 3D

Ya

Ya

Ya

PMI

Ditampilkan

Ditampilkan

Dapat disimpan sebagai semantic PMI

Cocok untuk vendor

Sangat sesuai

Sesuai

Tergantung software

Cocok untuk review

Sangat sesuai

Sangat sesuai

Terbatas

Machine-readable PMI

Terbatas

Terbatas

Ya, jika didukung sistem

Integrasi downstream

Terbatas

Terbatas

Lebih luas

Arsip data teknik

Sesuai kebutuhan

Sesuai kebutuhan

Cocok untuk pertukaran data standar

Standar yang Perlu Diperhatikan dalam MBD


Implementasi Model Based Definition tidak hanya berkaitan dengan software. Perusahaan juga perlu menentukan standar teknis yang digunakan untuk pendefinisian produk.


Beberapa standar yang sering menjadi referensi dalam lingkungan MBD antara lain:

Standar

Fokus

ASME Y14.41

Digital Product Definition Data Practices

ASME Y14.5-2018

Geometric Dimensioning and Tolerancing

ISO 16792

Digital Product Definition Data Practices

DIN ISO 16792

Versi Jerman dari ISO 16792

GB/T 24734

Standar Tiongkok untuk MBD

MIL-STD-31000A

Technical Data Packages

Untuk perusahaan di Indonesia yang menjadi supplier untuk OEM otomotif Jepang, Korea, atau Eropa, atau yang terlibat dalam proyek pertahanan, akan semakin sering berhadapan dengan persyaratan kepatuhan terhadap standar-standar di atas.


Manfaat SOLIDWORKS MBD untuk Industri Manufaktur Indonesia


Penerapan MBD bukan sekadar mengganti drawing 2D menjadi model 3D. Perubahan utamanya adalah bagaimana informasi produk dibuat, dikontrol, dan digunakan kembali.


1. Mengurangi Ketergantungan pada Drawing 2D


Dalam workflow tradisional, perubahan model sering diikuti dengan pekerjaan memperbarui drawing secara terpisah. Dengan PMI yang didefinisikan pada model, informasi manufaktur berada lebih dekat dengan sumber desainnya.


Menurut data dari praktisi industri, pembuatan dan pemeliharaan gambar teknik 2D bisa memakan 25–40% dari total waktu engineering pada siklus pengembangan produk. Hal ini dapat membantu mengurangi pekerjaan administratif dan potensi ketidaksesuaian

antara model dengan dokumen pendukung.


2. Meningkatkan Konsistensi Informasi


Salah satu tantangan dalam pengelolaan dokumen engineering adalah memastikan setiap orang menggunakan revisi yang benar. Ketika model dan data dikelola dengan sistem seperti SOLIDWORKS PDM, perusahaan dapat menerapkan version control, approval workflow, serta pengelolaan akses terhadap file desain.


Untuk memahami bagaimana SOLIDWORKS mengelola data desain, Anda juga dapat membaca artikel mengenai SOLIDWORKS Product Data Management (PDM) dan penerapannya dalam workflow engineering.


3. Mempermudah Komunikasi dengan Vendor


Model 3D beranotasi dapat memberikan konteks visual yang lebih jelas dibandingkan dokumen 2D saja. Vendor dapat melihat bentuk komponen sekaligus informasi yang berkaitan dengan fitur tersebut.


Untuk perusahaan yang bekerja dengan banyak supplier, pendekatan ini dapat membantu mengurangi komunikasi berulang mengenai interpretasi informasi teknis.


4. Mendukung Integrasi dengan Proses Inspeksi


Informasi PMI dapat menjadi bagian dari workflow quality control apabila software inspeksi yang digunakan mendukung data tersebut. Karena itu, MBD dapat dikombinasikan dengan workflow SOLIDWORKS Inspection untuk membangun proses inspeksi yang lebih terhubung dengan data desain.


Pendekatan ini membantu mengurangi kebutuhan memasukkan ulang informasi dari drawing secara manual pada proses tertentu.


5. Mendukung Digital Manufacturing


Ketika data desain dapat diteruskan dalam format yang sesuai ke proses downstream, perusahaan memiliki pondasi yang lebih baik untuk mengembangkan workflow manufaktur digital.


Contohnya meliputi:

Desain 3D → PMI → Review → Manufaktur → Inspeksi → Data Produksi


Semakin banyak proses yang dapat menggunakan sumber data yang konsisten, semakin kecil kebutuhan untuk memasukkan ulang informasi secara manual


Fitur Utama SOLIDWORKS MBD


DimXpert 

DimXpert SOLIDWORKS membantu engineer membuat dimensi dan toleransi berdasarkan fitur pada model 3D. Fitur seperti hole, face, slot, cylinder, chamfer, dan geometri lainnya dapat digunakan sebagai dasar pendefinisian PMI.


Kapabilitas DimXpert:

  • Auto-Dimension Scheme: Satu klik untuk menambahkan semua dimensi yang dibutuhkan secara otomatis

  • Pattern Feature: Mendefinisikan pola fitur (lubang array, slot berulang) sebagai satu entitas

  • Geometric Tolerances: Menambahkan frame toleransi GD&T lengkap (straightness, flatness, cylindricity, true position, dll.)

  • Datum: Menambahkan frame referensi datum A, B, C sesuai skema pengukuran yang direncanakan


DimXpert membantu mengurangi pekerjaan anotasi berulang sekaligus menjaga hubungan antara informasi dimensi dengan fitur model.


Bagi perusahaan yang masih menggunakan drawing 2D, DimXpert juga dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan kerja berbasis PMI sebelum beralih ke workflow MBD yang lebih luas.


Annotation Views

Annotation Views membantu mengatur PMI berdasarkan tampilan tertentu. Seperti "sheet" dalam gambar 2D, Annotation Views mengorganisasi PMI ke dalam kelompok yang logis. SOLIDWORKS MBD memberikan kebebasan penuh untuk membuat views yang meaningful:


Misalnya:

  • Front: Hole Pattern

  • Top: Surface Finish

  • Side: Critical Dimensions

  • Assembly: Mating Features


Pendekatan ini membuat model dengan banyak anotasi tetap mudah dinavigasi. Pengguna yang membuka 3D PDF atau eDrawings bisa berpindah antara Annotation Views ini, persis seperti berpindah sheet dalam drawing 2D, tapi dengan keunggulan 3D.


3D PDF Template


Template 3D PDF dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. SOLIDWORKS MBD menyediakan template editor untuk 3D PDF yang memungkinkan perusahaan membuat template yang disesuaikan dengan standar internal mereka. 


Elemen yang dapat disiapkan antara lain:

  • Header dengan logo perusahaan, nomor part, revisi, tanggal

  • Daftar view yang ditampilkan secara otomatis

  • Tabel BOM untuk assembly

  • Catatan dan persyaratan umum (general notes)

  • Approval signature block

  • QR code atau barcode untuk traceability


Setelah template dibuat, format tersebut dapat digunakan kembali untuk dokumen berikutnya sehingga proses publikasi lebih konsisten.


Apa yang Baru di SOLIDWORKS 2026 untuk MBD?


SOLIDWORKS 2026 membawa sejumlah peningkatan pada workflow drawing dan detailing. Untuk pengguna MBD, salah satu peningkatan yang relevan adalah kemampuan menampilkan atau menyembunyikan beberapa anotasi secara bersamaan.


Fitur tersebut dapat membantu ketika engineer bekerja dengan model yang memiliki PMI dalam jumlah besar sehingga tampilan tetap lebih terorganisasi. Kami juga membahas pembaruan SOLIDWORKS 2026 secara lebih lengkap dalam artikel 10 Fitur Unggulan SOLIDWORKS 2026.


Workflow SOLIDWORKS MBD dari Desain hingga Produksi


Implementasi MBD dapat dilakukan melalui workflow berikut:


Tahap 1 — Membuat Model 3D

Buat part atau assembly menggunakan SOLIDWORKS.


Tahap 2 — Mendefinisikan PMI

Tambahkan:

  • Dimensi

  • Toleransi

  • Datum

  • GD&T

  • Surface finish

  • Manufacturing notes

Gunakan DimXpert sesuai kebutuhan.


Tahap 3 — Mengatur Annotation Views

Kelompokkan PMI berdasarkan fungsi, orientasi, atau area model.


Tahap 4 — Review

Periksa:

  • Kelengkapan informasi

  • Konsistensi datum

  • Toleransi

  • Keterbacaan anotasi

  • Design intent


Tahap 5 — Publish

Pilih format sesuai kebutuhan:


3D PDF → vendor, customer, revieweDrawings → kolaborasi dan review modelSTEP AP242 → pertukaran data dan downstream workflow


Tahap 6 — Kontrol Data

Gunakan sistem manajemen data seperti SOLIDWORKS PDM untuk membantu mengatur revisi, approval, dan distribusi file.


MBD dan Paperless Manufacturing di Indonesia


Paperless manufacturing bukan sekadar mengurangi penggunaan kertas. Tujuan

utamanya adalah membangun proses kerja dengan informasi digital yang lebih terintegrasi. Dalam engineering, perubahan ini dapat dimulai dari cara perusahaan mendefinisikan dan mendistribusikan informasi produk.


Untuk perusahaan manufaktur Indonesia yang berhadapan dengan:

  • Banyak revisi desain

  • Banyak vendor

  • Proses inspeksi yang kompleks

  • Customer internasional

  • Kebutuhan traceability

  • Data CAD dalam jumlah besar


MBD dapat menjadi salah satu komponen dalam strategi transformasi digital.

Namun, keberhasilan implementasi tidak hanya ditentukan oleh software. Standar internal, kesiapan engineer, proses approval, kemampuan vendor, sistem PDM/PLM, dan kesiapan downstream juga perlu diperhatikan.


SOLIDWORKS MBD vs Drawing 2D: Haruskah Beralih

Sekaligus?


Tidak selalu.


Untuk sebagian perusahaan, perpindahan langsung ke full MBD mungkin terlalu besar. Pendekatan bertahap dapat menjadi alternatif yang lebih realistis.


1. Full MBD


Model 3D beranotasi menjadi sumber utama informasi teknis. Output dapat berupa 3D PDF, eDrawings, dan STEP AP242. Pendekatan ini cocok untuk organisasi yang sudah memiliki kesiapan proses dan ekosistem digital yang mendukung.


2. Hybrid MBD


Model 3D beranotasi digunakan sebagai sumber utama, tetapi drawing 2D tetap dibuat untuk kebutuhan tertentu. Pendekatan hybrid sering menjadi pilihan praktis ketika perusahaan masih memiliki vendor atau customer yang membutuhkan drawing konvensional.


3. MBD-Ready


PMI mulai didefinisikan pada model 3D menggunakan DimXpert, sementara drawing 2D masih menjadi dokumen utama. Cara ini dapat digunakan sebagai tahap persiapan sebelum perusahaan memperluas penerapan MBD.


SOLIDWORKS MBD vs Drawing 2D Konvensional

Aspek

SOLIDWORKS MBD

Drawing 2D

Model 3D

Menjadi sumber utama

Pendukung drawing

PMI

Terintegrasi pada model

Umumnya pada drawing

Visualisasi

Interaktif

2D

Revisi

Berbasis model dan sistem data

Model dan drawing perlu dikelola

3D PDF

Ya

Tidak sebagai workflow utama

STEP AP242

Dapat digunakan

Bukan fokus utama

Machine-readable PMI

Mendukung melalui format yang sesuai

Terbatas

Workflow paperless

Mendukung

Lebih bergantung dokumen

Transisi

Membutuhkan perubahan workflow

Sudah familiar bagi banyak perusahaan


Kapan Perusahaan Sebaiknya Mempertimbangkan SOLIDWORKS MBD?


SOLIDWORKS MBD dapat dipertimbangkan ketika perusahaan mulai menghadapi beberapa kondisi seperti:

  • Jumlah drawing semakin banyak.

  • Revisi desain sering terjadi.

  • Vendor mengalami kesulitan membaca informasi teknis.

  • Engineering menghabiskan banyak waktu memperbarui drawing.

  • Quality perlu memasukkan kembali data dari drawing.

  • Perusahaan ingin meningkatkan digitalisasi proses manufaktur.

  • Customer mulai meminta data 3D dengan PMI.

  • Perusahaan ingin meningkatkan interoperabilitas data CAD.

  • Workflow engineering mulai terhubung dengan PDM, CAM, CMM, atau sistem digital lainnya.


Tidak semua perusahaan harus langsung menghapus drawing 2D. Yang lebih penting adalah menentukan bagian workflow mana yang paling memberikan manfaat jika dialihkan ke model-based process.


Wujudkan Paperless Manufacturing Bersama Grand

Asia Technology


Transisi dari drawing 2D menuju Model Based Definition (MBD) bukan hanya tentang menambahkan software baru. Perusahaan juga perlu menyiapkan workflow engineering, standar PMI, kompetensi tim, strategi implementasi, serta integrasi data dengan proses manufaktur dan inspeksi.


PT Grand Asia Technology membantu perusahaan manufaktur di Indonesia mempersiapkan dan mengembangkan workflow SOLIDWORKS MBD sesuai kebutuhan bisnis dan proses engineering masing-masing.


Sebagai Authorized SOLIDWORKS Value-Added Reseller di Indonesia, PT Grand Asia Technology menyediakan solusi SOLIDWORKS sekaligus layanan pendukung untuk membantu perusahaan dalam digitalisasi desain dan proses manufaktur.


Layanan untuk Implementasi SOLIDWORKS MBD:

  • Lisensi SOLIDWORKS MBD Resmi: Kami membantu perusahaan menentukan solusi dan lisensi SOLIDWORKS yang sesuai dengan kebutuhan penggunaan MBD, baik untuk perusahaan yang baru memulai maupun yang sudah memiliki lingkungan SOLIDWORKS.

  • Asesmen & Roadmap Implementasi MBD: Sebelum implementasi, kami membantu mengevaluasi workflow engineering yang berjalan saat ini, termasuk penggunaan drawing 2D, proses revisi, kebutuhan PMI, serta alur distribusi data ke produksi, quality, dan vendor. Dari asesmen tersebut, perusahaan dapat menentukan strategi implementasi yang sesuai, seperti full MBD, hybrid MBD, atau MBD-ready.

  • Training SOLIDWORKS MBD & DimXpert: Training membantu engineer memahami workflow pendefinisian PMI pada model 3D, penggunaan DimXpert, GD&T, Annotation Views, 3D PDF, hingga persiapan data untuk kebutuhan pertukaran melalui STEP AP242.

  • Pembuatan Template 3D PDF: Kami membantu menyiapkan template 3D PDF SOLIDWORKS yang disesuaikan dengan standar dokumentasi perusahaan, termasuk identitas perusahaan, nomor part, revisi, approval, layout, serta informasi teknis yang diperlukan.

  • Technical Support Berkelanjutan: Tim technical support Grand Asia Technology siap membantu ketika perusahaan menghadapi kendala dalam penggunaan SOLIDWORKS MBD, mulai dari pendefinisian PMI dan GD&T hingga pemilihan format output untuk kebutuhan vendor, produksi, dan inspeksi.


Jika perusahaan Anda sedang mempertimbangkan paperless manufacturing, drawingless manufacturing, atau digitalisasi workflow engineering, Grand Asia Technology dapat membantu mengevaluasi kebutuhan dan tahapan implementasinya.

Untuk kebutuhan SOLIDWORKS MBD silahkan hubungi kami sekarang!


FAQ SOLIDWORKS MBD


Apakah SOLIDWORKS MBD menggantikan drawing 2D?

Tidak selalu. MBD dapat digunakan bersama drawing 2D melalui pendekatan hybrid. Perusahaan dapat menentukan dokumen mana yang tetap dibutuhkan berdasarkan kebutuhan customer, vendor, standar internal, dan proses produksi.


Apa hubungan MBD dengan paperless manufacturing?

MBD membantu mengurangi ketergantungan pada dokumen 2D dengan menempatkan informasi manufaktur pada model 3D. Karena informasi dapat dibagikan secara digital, MBD menjadi salah satu pendekatan yang mendukung paperless manufacturing.


Apa itu PMI dalam MBD?

PMI atau Product Manufacturing Information adalah informasi yang dibutuhkan untuk membuat dan memeriksa produk, seperti dimensi, toleransi, datum, GD&T, surface finish, dan manufacturing notes.


Apa fungsi DimXpert dalam SOLIDWORKS MBD?

DimXpert digunakan untuk membantu membuat dimensi dan toleransi pada model 3D berdasarkan fitur geometri. Informasi tersebut menjadi bagian dari PMI model.


Apa perbedaan 3D PDF dan STEP AP242?

3D PDF lebih cocok untuk komunikasi dan review karena mudah dibagikan kepada pengguna yang membutuhkan visualisasi model. STEP AP242 lebih ditujukan untuk pertukaran data CAD dan dapat membawa semantic PMI apabila sistem downstream mendukungnya.


Apakah SOLIDWORKS MBD cocok untuk perusahaan yang masih menggunakan drawing 2D?

Ya. Perusahaan dapat memulai secara bertahap menggunakan pendekatan MBD-ready atau hybrid. Dengan cara ini, tim dapat membangun standar PMI dan workflow baru tanpa harus langsung menghapus seluruh proses drawing 2D.


Apakah MBD dapat diintegrasikan dengan SOLIDWORKS PDM?

Model dan data engineering dapat dikelola melalui sistem manajemen data seperti SOLIDWORKS PDM. PDM membantu perusahaan mengatur versi, status, akses, dan workflow approval sehingga data MBD dapat dikelola secara lebih terstruktur.


Apakah SOLIDWORKS MBD mendukung GD&T?

SOLIDWORKS menyediakan kemampuan untuk membuat anotasi dan toleransi geometris pada model. Standar dan metode penerapannya perlu disesuaikan dengan standar engineering yang digunakan perusahaan, customer, atau industri.


Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari SOLIDWORKS MBD?

Waktunya berbeda untuk setiap pengguna dan bergantung pada pengalaman SOLIDWORKS, pemahaman GD&T, standar perusahaan, serta kompleksitas produk. Pengguna yang sudah memahami SOLIDWORKS dan technical drawing umumnya akan lebih mudah beradaptasi dibandingkan pengguna yang baru memulai dari dasar.


Apakah harus langsung beralih penuh ke MBD atau bisa bertahap?

Sangat bisa bertahap. Pendekatan hybrid (model 3D beranotasi + drawing 2D sebagai pendamping) adalah cara paling realistis untuk memulai transisi. Banyak perusahaan global yang sukses memulai dari sini sebelum akhirnya menghapus drawing 2D sepenuhnya dari workflow mereka.


Referensi & Sumber Terpercaya

  • SOLIDWORKS MBD Official Page 2026 — Dassault Systèmes

  • SOLIDWORKS MBD Help 2026 — Dokumentasi resmi



 
 
bottom of page