Harga Lisensi SOLIDWORKS di Indonesia 2026
- Jethro Jiang
- Apr 28
- 12 min read
Banyak manajer engineering, tim IT, hingga owner startup di Indonesia tertarik menggunakan SOLIDWORKS, tetapi langsung menemui satu kendala utama: harga lisensi SOLIDWORKS di Indonesia tidak ditampilkan secara terbuka.

Saat mencoba mencari di internet, yang ditemukan justru informasi global atau kisaran harga yang tidak relevan dengan kondisi lokal.
Situasi ini sering membuat proses evaluasi menjadi lebih lama, bahkan membingungkan. Apalagi bagi perusahaan yang sedang menyusun anggaran atau ingin membandingkan beberapa software CAD sekaligus.
Melalui panduan membeli SOLIDWORKS ini, Grand Asia Technology sebagai distributor resmi akan membantu Anda memahami struktur harga, jenis lisensi, faktor yang mempengaruhi biaya, hingga strategi memilih paket yang paling efisien.
Artikel ini bukan sekadar teori, tetapi berbasis pengalaman nyata dalam membantu ratusan perusahaan di Indonesia menemukan solusi terbaik.
Mengapa Harga Lisensi SOLIDWORKS Tidak Ditampilkan Secara Terbuka?
SOLIDWORKS menggunakan model penjualan melalui Value-Added Reseller (VAR). Artinya, harga tidak ditentukan secara global dalam satu angka tetap, melainkan disesuaikan oleh distributor resmi di masing-masing wilayah.
Ada beberapa alasan utama kenapa harga SOLIDWORKS tidak dipublikasikan secara terbuka:
Harga sangat bergantung pada kondisi lokal seperti nilai tukar mata uang, pajak, dan kebijakan regional dari Dassault Systèmes. Harga di Indonesia tentu berbeda dengan Amerika atau Eropa.
Pembelian SOLIDWORKS jarang dilakukan secara satuan. Banyak perusahaan membeli dalam bentuk bundle, misalnya SOLIDWORKS + Simulation + PDM yang memungkinkan harga dinegosiasikan.
Ada diskon volume. Semakin banyak lisensi yang dibeli, semakin kompetitif harga yang bisa didapatkan.
Tersedia program khusus untuk startup, pendidikan, dan pemerintah yang memiliki skema harga berbeda.
Bagi Anda sebagai calon pembeli, ini berarti satu hal penting: Anda tetap perlu menghubungi reseller resmi untuk mendapatkan harga final, tetapi artikel ini akan membantu Anda memahami struktur harga sebelum masuk ke tahap tersebut.
Memahami Paket Lisensi SOLIDWORKS
Sebelum membahas harga Lisensi SOLIDWORKS 2026 lebih jauh, langkah paling penting adalah memahami perbedaan paket lisensi. Banyak kesalahan pembelian terjadi karena perusahaan tidak benar-benar memahami kebutuhan mereka sejak awal.
Berikut adalah perbandingan utama ketiga paket SOLIDWORKS:
Paket | Cocok untuk | Fitur Tambahan | Kisaran Harga* |
Standard | Individu & tim kecil | 3D CAD dasar, drawing, CAM | Hubungi reseller |
Professional | Tim menengah | Toolbox, rendering, PDM | Hubungi reseller |
Premium | Perusahaan besar | Simulation, routing, analisis | Hubungi reseller |
SOLIDWORKS Standard merupakan titik awal bagi banyak pengguna. Paket ini sudah mencakup kemampuan inti seperti pembuatan model 3D, assembly, dan gambar teknik 2D. Untuk perusahaan yang baru mulai mengadopsi CAD 3D, paket ini sudah cukup untuk mendukung sebagian besar workflow design.
SOLIDWORKS Professional menambahkan fitur yang sangat relevan untuk tim, seperti library komponen (Toolbox), rendering visual (Visualize), serta PDM Standard untuk pengelolaan data desain. Fitur-fitur ini meningkatkan efisiensi kerja tim dan mengurangi risiko kesalahan akibat pengelolaan file yang tidak terstruktur.
Sementara itu, SOLIDWORKS Premium dirancang untuk kebutuhan yang lebih kompleks. Dengan tambahan fitur simulasi (FEA), motion analysis, dan routing, perusahaan dapat melakukan validasi desain secara virtual sebelum masuk ke tahap produksi. Ini sangat penting untuk menghemat biaya prototipe fisik dan mengurangi risiko kegagalan produk.
Di Indonesia, sebagian besar perusahaan manufaktur memilih paket Professional karena memberikan keseimbangan terbaik antara biaya dan manfaat.
Perpetual vs Subscription Dua Model Lisensi SOLIDWORKS
Memahami perbedaan model lisensi di SOLIDWORKS adalah langkah krusial sebelum membeli. Pilihan ini akan berdampak langsung pada biaya, fleksibilitas penggunaan, serta strategi jangka panjang perusahaan atau individu.
Perpetual License (Lisensi Permanen)
Perpetual license memungkinkan Anda membeli lisensi sekali dan menggunakannya selamanya. Ini berarti software tetap bisa digunakan meskipun Anda tidak memperpanjang kontrak maintenance.
Namun, untuk mendapatkan update versi terbaru dan dukungan teknis, Anda tetap perlu membayar Annual Service Charge (ASC). Sejak 2023, pembelian lisensi baru biasanya disertai kontrak maintenance minimal dua tahun.
Keunggulan utama dari model ini adalah efisiensi biaya dalam jangka panjang. Perusahaan yang menggunakan SOLIDWORKS secara intensif setiap hari akan merasakan penghematan signifikan setelah beberapa tahun penggunaan.
Subscription / Term License
Subscription menawarkan pendekatan yang lebih fleksibel. Anda membayar berdasarkan periode tertentu (misalnya 3 bulan atau 1 tahun) dan mendapatkan akses penuh selama masa berlangganan.
Model ini sangat cocok untuk perusahaan yang belum siap dengan investasi besar di awal atau hanya membutuhkan software untuk proyek tertentu. Namun, jika digunakan dalam jangka panjang, biaya kumulatif subscription biasanya lebih tinggi dibandingkan perpetual.
Tabel Perbandingan Perpetual vs Subscription
Tabel berikut membantu Anda melihat perbedaan keduanya secara cepat dan jelas:
Aspek | Perpetual + ASC | Subscription (Term) | Keunggulan Perpetual | Keunggulan Subscription |
Cara bayar | Biaya awal besar + maintenance tahunan | Biaya periodik (3 bln / 1 thn) | ✔ | |
Kepemilikan | Hak pakai permanen (versi yang dibeli) | Akses selama aktif berlangganan | ✔ | |
Jika tidak perpanjang | Software tetap bisa dipakai (versi lama) | Akses langsung hilang | ✔ | |
Biaya jangka panjang (4+ tahun) | Lebih rendah | Lebih tinggi kumulatif | ✔ | |
Biaya awal | Lebih besar | Lebih kecil | ✔ | |
Fleksibilitas jumlah user | Terbatas pada jumlah lisensi beli | Mudah scale up/down | ✔ | |
Koneksi internet | Tidak wajib (offline ready) | Dibutuhkan untuk aktivasi berkala | ✔ | |
Cocok untuk | Perusahaan mapan, penggunaan intensif | Startup, freelancer, proyek jangka pendek |
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga SOLIDWORKS di Indonesia
Harga lisensi SOLIDWORKS di Indonesia tidak bersifat tetap. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi total biaya yang harus Anda keluarkan, mulai dari pilihan paket hingga kondisi bisnis Anda. Memahami faktor-faktor ini akan membantu Anda membangun ekspektasi yang lebih realistis sebelum membeli.
Berikut adalah komponen utama yang menentukan harga akhir SOLIDWORKS:
Faktor | Pengaruh terhadap Harga |
Pilihan paket | SOLIDWORKS tersedia dalam tiga paket utama: Standard, Professional, dan Premium. Perbedaan fitur, terutama pada simulasi dan manajemen data, membuat selisih harga antar paket cukup signifikan. |
Model lisensi | Lisensi perpetual memiliki biaya awal lebih tinggi, sedangkan subscription lebih ringan di awal namun bisa lebih mahal secara kumulatif dalam jangka panjang. |
Jumlah lisensi (volume) | Pembelian dalam jumlah besar (misalnya 5, 10, atau lebih lisensi) biasanya mendapatkan diskon khusus dari reseller resmi. |
Standalone vs Network (SNL) | Network license (SNL) umumnya lebih mahal per lisensi, tetapi lebih efisien untuk tim besar karena bisa digunakan secara bergantian. |
Add-on modules | Modul tambahan seperti Simulation (FEA/CFD), PDM Professional, Composer, Electrical, dan Plastics dijual terpisah dan akan meningkatkan total biaya secara signifikan. |
Program khusus | Startup (di bawah 3 tahun), institusi pendidikan, dan instansi pemerintah biasanya mendapatkan skema harga khusus yang jauh lebih terjangkau. |
Nilai tukar mata uang | Harga referensi SOLIDWORKS menggunakan USD. Fluktuasi nilai tukar Rupiah dapat mempengaruhi harga akhir dalam IDR. |
Paket bundel + training | Reseller resmi seperti Grand Asia Technology sering menawarkan paket bundel yang mencakup training dan support, sehingga memberikan value lebih tinggi. |
Kondisi lisensi existing | Pengguna yang melakukan upgrade dari versi lama atau migrasi dari software lain terkadang mendapatkan penawaran khusus atau program diskon. |
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, Anda bisa lebih mudah menyesuaikan pilihan lisensi dengan kebutuhan dan anggaran perusahaan.
Analisis Total Cost of Ownership (TCO) — Berapa Sebenarnya Biaya 5 Tahun?
Banyak calon pengguna hanya fokus pada harga di tahun pertama. Padahal, keputusan investasi software seperti SOLIDWORKS seharusnya didasarkan pada total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership / TCO) dalam jangka waktu 3 hingga 5 tahun.
Pendekatan ini sangat penting, terutama jika Anda perlu menyusun justifikasi investasi untuk manajemen atau tim keuangan.
Komponen Biaya yang Wajib Diperhitungkan
Dalam menghitung TCO, ada beberapa komponen biaya utama yang perlu Anda perhatikan.
Pertama adalah harga lisensi awal, baik itu pembelian lisensi perpetual maupun biaya subscription di tahun pertama. Ini biasanya menjadi komponen terbesar di awal investasi.
Selanjutnya adalah Annual Service Charge (ASC) atau maintenance tahunan. Biaya ini penting untuk memastikan Anda tetap mendapatkan update versi terbaru dan dukungan teknis resmi.
Selain itu, biaya training juga tidak boleh diabaikan. Investasi dalam pelatihan akan membantu tim Anda lebih cepat produktif dan memaksimalkan penggunaan software. Reseller seperti Grand Asia Technology menyediakan program training resmi yang terstruktur.
Kemudian, ada biaya hardware. SOLIDWORKS membutuhkan spesifikasi komputer yang cukup tinggi agar dapat berjalan optimal, terutama untuk desain kompleks atau simulasi.
Terakhir, biaya add-on modules juga perlu dipertimbangkan. Seiring berkembangnya kebutuhan bisnis, Anda mungkin membutuhkan fitur tambahan seperti Simulation, PDM, atau Composer yang akan menambah total investasi.
Ilustrasi TCO 5 Tahun (Perbandingan Perpetual vs Subscription)
Catatan: Tabel berikut adalah ilustrasi konseptual berdasarkan referensi harga internasional (USD), bukan harga resmi Indonesia. Untuk perhitungan yang lebih akurat, sebaiknya konsultasikan langsung dengan reseller resmi.
Tahun | Perpetual + ASC (Kumulatif) | Subscription (Kumulatif) |
Tahun 1 | Lebih tinggi (biaya awal besar + ASC) | Lebih rendah (hanya biaya subscription) |
Tahun 2 | ASC tahun 2 ditambah kumulatif tahun 1 | Subscription tahun 2 + kumulatif |
Tahun 3 | Mulai mendekati biaya subscription | Biaya terus bertambah |
Tahun 4 | Biasanya lebih rendah dari subscription | Selisih mulai terasa lebih mahal |
Tahun 5 | Total biaya lebih rendah dari subscription | Total biaya lebih tinggi dari perpetual |
Jadi, jika dilihat dari perspektif waktu dan pola penggunaan, masing-masing model lisensi memiliki keunggulan yang berbeda.
Untuk kebutuhan jangka pendek, sekitar 1–2 tahun, atau penggunaan yang tidak konsisten, model subscription menjadi pilihan yang lebih hemat dan fleksibel. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar di awal, dan bisa menyesuaikan penggunaan sesuai kebutuhan proyek.
Namun, untuk jangka panjang (3–5 tahun atau lebih) dengan penggunaan intensif dan berkelanjutan, lisensi perpetual cenderung lebih cost-effective. Meskipun investasi awal lebih besar, total biaya yang dikeluarkan akan lebih rendah dibandingkan subscription dalam jangka panjang.
Bagi perusahaan di Indonesia yang sudah stabil dan menggunakan SOLIDWORKS secara rutin setiap hari, memilih lisensi perpetual dengan maintenance tahunan merupakan keputusan yang paling rasional dari sisi finansial.
Program Harga Khusus SOLIDWORKS yang Mungkin Berlaku untuk Anda
Tidak semua pengguna harus membayar harga penuh untuk SOLIDWORKS. Ada beberapa program resmi yang dirancang untuk segmen tertentu seperti startup, institusi pendidikan, hingga instansi pemerintah. Program-program ini bisa membuat biaya lisensi jauh lebih terjangkau, bahkan dalam beberapa kasus mendekati gratis.
1. SOLIDWORKS for Startups & Entrepreneurs
Bagi Anda yang sedang merintis bisnis, program dari Dassault Systèmes ini sangat layak dipertimbangkan. Program SOLIDWORKS for Startups ditujukan untuk perusahaan yang berusia kurang dari tiga tahun dan belum pernah memiliki lisensi komersial sebelumnya.
Melalui program ini, startup bisa mendapatkan akses ke SOLIDWORKS 3D CAD lengkap dengan biaya yang sangat rendah, bahkan berpotensi gratis di tahun pertama tergantung kualifikasi. Program ini tersedia melalui distributor resmi Grand Asia Technology yang juga menyediakan pendampingan selama proses pendaftaran.
Dengan dukungan ini, startup bisa fokus pada pengembangan produk tanpa terbebani investasi software yang besar di awal.
2. SOLIDWORKS Education License
Untuk dunia pendidikan, SOLIDWORKS menyediakan lisensi khusus dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan lisensi komersial. Program ini ditujukan untuk universitas, politeknik, dan institusi pendidikan lainnya.
Tersedia beberapa jenis lisensi, mulai dari lab license untuk penggunaan di institusi, student license untuk mahasiswa, hingga instructor license untuk pengajar. Namun perlu diperhatikan, file yang dibuat menggunakan lisensi edukasi biasanya memiliki watermark dan tidak boleh digunakan untuk keperluan komersial.
Di Indonesia, sejumlah kampus teknik ternama seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Diponegoro telah memanfaatkan program ini untuk mendukung pembelajaran engineering.
3. SOLIDWORKS untuk Pemerintah & BUMN
Bagi instansi pemerintah dan BUMN, pembelian SOLIDWORKS biasanya dilakukan melalui mekanisme pengadaan resmi, baik melalui tender maupun penunjukan langsung sesuai regulasi yang berlaku.
Distributor Grand Asia Technology memiliki pengalaman dalam menangani proses pengadaan ini, termasuk penyusunan dokumen teknis dan administrasi.
Selain itu, tersedia juga skema volume licensing untuk pembelian dalam jumlah besar, yang memungkinkan instansi mendapatkan harga lebih kompetitif sekaligus efisiensi dalam pengelolaan lisensi.
4. SOLIDWORKS untuk UKM & UMKM
Meskipun tidak ada program khusus yang secara eksplisit ditujukan untuk UKM atau UMKM, bukan berarti segmen ini tidak memiliki opsi yang terjangkau.
Reseller resmi seperti Grand Asia Technology dapat memberikan rekomendasi paket yang paling efisien sesuai dengan kebutuhan dan anggaran bisnis kecil.
Salah satu opsi yang sering direkomendasikan adalah menggunakan term license (subscription), khususnya paket 3 bulan. Model ini memungkinkan UKM mencoba SOLIDWORKS tanpa harus mengeluarkan investasi besar di awal, sekaligus mengurangi risiko finansial.
Mengapa Harus Beli SOLIDWORKS Resmi?
Menggunakan software bajakan mungkin terlihat menghemat biaya di awal, tetapi risikonya jauh lebih besar—baik dari sisi hukum, teknis, maupun bisnis. Berikut adalah beberapa konsekuensi yang perlu Anda pahami.
1. Risiko Hukum
Di Indonesia, penggunaan software tanpa lisensi resmi diatur dalam Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014. Pelanggaran terhadap undang-undang ini dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara dan denda dalam jumlah besar, terutama jika digunakan untuk keperluan komersial.
Selain itu, Dassault Systèmes secara aktif melakukan audit lisensi pada perusahaan-perusahaan, termasuk di Indonesia. Jika ditemukan penggunaan ilegal, perusahaan dapat menghadapi tuntutan hukum yang berdampak serius pada operasional dan reputasi.
Kasus sweeping software ilegal juga pernah terjadi di beberapa wilayah industri di Jawa dan Jawa Timur, yang menunjukkan bahwa risiko ini nyata dan bukan sekadar teori.
2. Risiko Teknis & Keamanan Data
Dari sisi teknis, software bajakan membawa risiko yang tidak kalah besar. Banyak versi ilegal yang telah dimodifikasi dan disisipi malware, ransomware, atau spyware yang dapat membahayakan sistem dan data perusahaan.
Selain itu, tidak ada jaminan kompatibilitas file. Desain yang Anda buat berpotensi mengalami corrupt atau tidak bisa dibuka di versi lain yang resmi. Hal ini sangat berbahaya jika terjadi di tengah deadline proyek.
Tanpa lisensi resmi, Anda juga tidak mendapatkan update keamanan maupun technical support. Ketika terjadi error atau crash, tidak ada pihak yang bisa membantu menyelesaikan masalah secara profesional.
3. Risiko Bisnis
Dari perspektif bisnis, penggunaan software bajakan dapat menjadi hambatan besar dalam pengembangan perusahaan.
Banyak klien besar, terutama perusahaan multinasional, mensyaratkan penggunaan software berlisensi resmi sebagai bagian dari proses due diligence. Jika Anda tidak memenuhi syarat ini, peluang kerja sama bisa langsung gugur.
Selain itu, klaim garansi produk yang dihasilkan dari desain juga bisa dipermasalahkan jika software yang digunakan tidak legal. Bahkan, Anda tidak bisa mengikuti sertifikasi resmi seperti CSWA atau CSWP karena akun aktivasi tidak valid.
Cara Membeli SOLIDWORKS Resmi di Indonesia
Agar proses pembelian lebih mudah dan minim resiko, berikut panduan praktis yang bisa Anda ikuti.
Langkah 1 — Identifikasi Kebutuhan Anda
Mulailah dengan menentukan kebutuhan utama. Pilih paket yang sesuai, apakah Standard untuk desain dasar, Professional untuk kebutuhan tambahan seperti rendering dan PDM, atau Premium untuk simulasi lanjutan seperti FEA.
Tentukan juga jumlah pengguna. Apakah masing-masing membutuhkan lisensi sendiri (standalone), atau cukup menggunakan sistem network license untuk penggunaan bergantian.
Selain itu, pilih model lisensi yang paling sesuai: perpetual untuk investasi jangka panjang, atau subscription untuk fleksibilitas. Jangan lupa mempertimbangkan kebutuhan add-on seperti Simulation, Flow Simulation, Electrical, PDM Professional, atau Composer.
Langkah 2 — Hubungi Distributor Resmi
Pastikan Anda hanya membeli dari reseller resmi atau Value-Added Reseller (VAR). Hindari membeli dari marketplace umum atau pihak yang tidak terverifikasi.
Salah satu VAR resmi di Indonesia adalah Grand Asia Technology, yang menyediakan layanan lengkap mulai dari penjualan lisensi hingga support teknis.
Dengan distributor resmi, Anda akan mendapatkan serial key asli, jaminan aktivasi, layanan purna jual, training, serta akses ke SOLIDWORKS Customer Portal.
Langkah 3 — Minta Demo & Konsultasi
Sebelum membeli, manfaatkan kesempatan untuk meminta demo. Distributor Grand Asia Technology menyediakan demo gratis tanpa kewajiban.
Demo ini penting untuk memastikan bahwa paket yang Anda pilih benar-benar sesuai dengan workflow dan kebutuhan spesifik perusahaan. Anda juga bisa mendiskusikan anggaran agar mendapatkan solusi paling efisien.
Langkah 4 — Terima Penawaran & Proses Pembelian
Setelah konsultasi, Anda akan menerima proposal harga resmi. Selanjutnya, proses pembelian dilakukan melalui mekanisme perusahaan, seperti pembuatan Purchase Order (PO) dan pembayaran.
Setelah itu, Anda akan menerima serial key dan file instalasi. Tim dari distributor biasanya juga akan membantu proses instalasi dan aktivasi agar berjalan lancar.
Langkah 5 — Training & Onboarding
Langkah terakhir yang sering diabaikan, tetapi sangat penting, adalah training. Tanpa pelatihan yang tepat, tim Anda bisa membutuhkan waktu lama untuk benar-benar produktif.
Grand Asia Technology menyediakan berbagai program training resmi, mulai dari level dasar hingga spesialisasi seperti Sheet Metal, Weldments, dan Simulation.
Dengan onboarding yang tepat, tim Anda bisa langsung bekerja secara efektif sejak hari pertama dan memaksimalkan return on investment dari software yang digunakan.
Kesimpulan
Memahami harga lisensi SOLIDWORKS bukan hanya soal angka di awal, tetapi tentang bagaimana Anda mengelola investasi teknologi dalam jangka panjang.
SOLIDWORKS adalah investasi strategis, bukan sekadar pengeluaran. Dengan memilih paket dan model lisensi yang tepat, Anda bisa menghindari dua kesalahan umum: overbuy (membeli fitur yang tidak dibutuhkan) dan underbuy (kekurangan fitur untuk berkembang).
Sebelum membeli, pastikan Anda menjawab tiga pertanyaan kunci berikut:
Paket mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan desain Anda?
Apakah Anda membutuhkan solusi jangka panjang (perpetual) atau fleksibel (subscription)?
Berapa jumlah pengguna saat ini, dan bagaimana proyeksinya dalam 1–2 tahun ke depan?
Yang tidak kalah penting, hindari penggunaan software bajakan. Risiko hukum, keamanan data, dan reputasi bisnis jauh lebih besar dibandingkan penghematan jangka pendek yang terlihat “menggiurkan”.
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menggunakan SOLIDWORKS, langkah terbaik adalah berkonsultasi langsung dengan ahlinya.
Sebagai distributor resmi, Grand Asia Technology memiliki pengalaman membantu berbagai perusahaan di Indonesia. Mulai dari startup hingga korporasi besar dalam memilih solusi SOLIDWORKS yang paling tepat sesuai kebutuhan dan anggaran.
Minta penawaran harga SOLIDWORKS resmi, hubungi Grand Asia Technology sekarang, atau, jika Anda masih dalam tahap eksplorasi:
Jadwalkan demo SOLIDWORKS gratis bersama tim profesional
Pelajari perbedaan paket SOLIDWORKS lebih detail
Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda tanpa komitmen
Dengan pendekatan yang tepat, Anda tidak hanya membeli software—tetapi membangun fondasi teknologi untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang.
FAQ — Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan tentang Harga SOLIDWORKS
Berapa harga SOLIDWORKS di Indonesia?
Harga SOLIDWORKS di Indonesia tidak dipublikasikan secara terbuka karena bergantung pada banyak faktor. Mulai dari pilihan paket (Standard, Professional, atau Premium), model lisensi (perpetual atau subscription), jumlah lisensi, hingga kebutuhan add-on modules.
Untuk mendapatkan harga yang benar-benar akurat dan sesuai kebutuhan bisnis Anda, sebaiknya hubungi langsung Grand Asia Technology sebagai distributor resmi.
Apakah SOLIDWORKS ada versi gratis atau trial?
SOLIDWORKS menyediakan versi trial gratis dengan fitur penuh yang umumnya berlaku selama 30 hari. Ini cocok untuk evaluasi sebelum membeli.
Selain itu, tersedia juga program khusus untuk pelajar dan startup dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Namun, tidak ada versi gratis permanen untuk penggunaan komersial.
Apa perbedaan SOLIDWORKS Standard, Professional, dan Premium?
Ketiga paket memiliki fitur inti 3D CAD yang sama. Perbedaannya terletak pada fitur tambahan.
Versi Professional menambahkan PDM Standard, Toolbox (library komponen), serta Visualize Standard untuk rendering. Sementara itu, versi Premium memiliki fitur lanjutan seperti Simulation (FEA), Motion Analysis, dan Routing untuk desain pipa maupun kabel.
Sebagian besar perusahaan biasanya memulai dari paket Professional karena sudah cukup lengkap untuk kebutuhan industri.
Lebih baik beli perpetual atau subscription?
Pilihan antara perpetual vs subscription di SOLIDWORKS sangat bergantung pada durasi dan intensitas penggunaan.
Jika Anda menggunakan SOLIDWORKS secara intensif dalam jangka panjang (lebih dari 3 tahun), lisensi perpetual umumnya lebih hemat karena total biaya kepemilikan lebih rendah.
Namun, untuk kebutuhan jangka pendek atau fleksibel, subscription menjadi pilihan yang lebih ringan di awal dan mudah disesuaikan.
Apakah SOLIDWORKS bisa dipasang di beberapa komputer?
Bisa, tergantung jenis lisensi yang digunakan.
Standalone license hanya dapat digunakan pada satu komputer aktif dalam satu waktu.
Sedangkan network license (SNL) memungkinkan beberapa pengguna berbagi lisensi secara bergantian dalam satu jaringan.
Untuk menentukan mana yang paling efisien, Anda bisa berkonsultasi dengan Grand Asia Technology.
Apakah ada biaya tambahan setelah membeli SOLIDWORKS?
Ya, khusus untuk lisensi perpetual, ada biaya tambahan berupa Annual Service Charge (ASC).
Biaya ini mencakup update versi terbaru, technical support resmi, serta akses ke SOLIDWORKS Customer Portal. Tanpa ASC, software tetap bisa digunakan, tetapi Anda tidak akan mendapatkan pembaruan dan dukungan teknis.
Bagaimana cara mendapatkan harga SOLIDWORKS yang terbaik?
Cara terbaik adalah membeli melalui distributor resmi seperti Grand Asia Technology.
Beberapa strategi yang bisa Anda lakukan antara lain membeli dalam jumlah lebih banyak untuk mendapatkan diskon volume, memilih paket yang sesuai kebutuhan agar tidak over budget, serta memanfaatkan bundel paket yang sudah termasuk training.
Jangan ragu juga untuk menanyakan promo atau program khusus yang mungkin sedang berlaku.



