Tutorial Fitur Weldments di SolidWorks untuk Desain Struktural
- Jethro Jiang
- 4 days ago
- 15 min read
SolidWorks Weldments adalah fitur di SolidWorks yang mempermudah proses desain rangka mesin, struktur baja, meja kerja, platform, dan berbagai konstruksi berbahan besi hollow maupun baja profil.

Dibandingkan metode konvensional yang mengharuskan setiap batang dibuat sebagai part terpisah di dalam assembly, Weldments memungkinkan Anda membangun seluruh rangka dalam satu file part sehingga proses desain menjadi lebih cepat dan lebih mudah dikelola.
Melalui 3D Sketch dan Structural Member, SolidWorks dapat secara otomatis membentuk profil rangka lengkap dengan corner treatment, gusset, end cap, hingga cut list yang siap digunakan untuk proses fabrikasi. Saat terjadi perubahan desain, Anda cukup memperbarui sketch atau dimensinya tanpa perlu mengedit setiap komponen satu per satu.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari SolidWorks Weldments secara lengkap, mulai dari konsep dasar, cara membuat rangka, hingga membuat custom weldment profile yang sesuai dengan profil baja lokal di Indonesia. Setelah mengikuti panduan ini, Anda dapat mendesain struktur baja dengan lebih cepat, akurat, dan siap diproduksi.
Apa itu SolidWorks Weldments?
SolidWorks Weldments adalah fitur di SolidWorks yang dirancang untuk membuat berbagai struktur las (welded structures) seperti rangka mesin, frame meja industri, platform, conveyor, pagar, hingga konstruksi baja dengan lebih cepat dan efisien.
Berbeda dengan metode assembly yang mengharuskan setiap batang dibuat sebagai part terpisah. Weldments memungkinkan Anda mendesain seluruh rangka dalam satu multibody part, sehingga proses desain, revisi, dan dokumentasi menjadi jauh lebih sederhana.
Keunggulan utama SolidWorks Weldments terletak pada workflow yang lebih efisien. Anda hanya perlu membuat 3D Sketch sebagai kerangka, kemudian menggunakan fitur Structural Member untuk menghasilkan profil secara otomatis.
Selain itu, fitur seperti corner treatment, trim/extend, gusset, end cap, hingga Cut List akan dibuat secara otomatis sehingga waktu desain dapat dipersingkat sekaligus meminimalkan kesalahan saat proses fabrikasi.
Dibandingkan pendekatan assembly konvensional, SolidWorks Weldments menawarkan banyak keuntungan, mulai dari jumlah file yang lebih sedikit, perubahan dimensi yang lebih mudah, hingga pembuatan Cut List otomatis yang siap digunakan untuk produksi.
Tidak mengherankan jika fitur ini banyak digunakan dalam industri manufaktur, otomasi, konstruksi mesin, dan berbagai aplikasi engineering yang membutuhkan desain struktur baja secara cepat dan akurat.
Kapan Menggunakan SolidWorks Weldments dan Kapan Menggunakan Assembly?
Meskipun sama-sama digunakan untuk membuat desain mekanik, SolidWorks Weldments dan Assembly memiliki fungsi yang berbeda. Weldments lebih cocok untuk membuat struktur las dari profil baja, sedangkan Assembly digunakan untuk menyusun komponen yang saling berhubungan atau memiliki gerakan.
Gunakan SolidWorks Weldments jika:
Mendesain rangka mesin, meja kerja, platform, conveyor, atau konstruksi baja dari profil standar seperti hollow, pipe, angle, I-beam, dan H-beam.
Membutuhkan Cut List otomatis untuk mempermudah proses fabrikasi.
Struktur bersifat kaku (rigid) dan seluruh profil disambung menggunakan pengelasan.
Desain sering mengalami revisi sehingga membutuhkan pembaruan dimensi yang cepat.
Ingin mempercepat proses desain sekaligus mengurangi jumlah file yang harus dikelola.
Gunakan Assembly jika:
Komponen dapat bergerak satu sama lain, seperti mekanisme engsel, roda, slider, atau gearbox.
Setiap komponen berasal dari file yang berbeda atau dipasok oleh vendor yang berbeda.
Membutuhkan Motion Study, simulasi kinematik, atau analisis mekanisme.
Produk memiliki struktur yang sangat kompleks sehingga lebih mudah dikelola menggunakan banyak part dan sub-assembly.
Mengenal Toolbar SolidWorks Weldments
Sebelum mulai membuat struktur menggunakan SolidWorks Weldments, pastikan Toolbar Weldments telah diaktifkan agar seluruh fitur yang dibutuhkan dapat digunakan.
Cara mengaktifkan Toolbar Weldments:
Klik kanan pada area CommandManager.
Pilih Tabs.
Centang Weldments.
Setelah diaktifkan, tab Weldments akan muncul di CommandManager dan menyediakan berbagai tools untuk mempercepat pembuatan struktur baja. Berikut fungsi dari setiap tool yang paling sering digunakan.
Tool | Fungsi |
Structural Member | Membuat profil struktur secara otomatis mengikuti jalur 2D Sketch atau 3D Sketch. |
Trim/Extend | Memotong atau memperpanjang profil agar sambungan antar member menjadi rapi. |
Gusset | Menambahkan pelat penguat pada sudut pertemuan dua profil. |
End Cap | Menutup ujung profil hollow menggunakan pelat secara otomatis. |
Weld Bead | Menambahkan representasi hasil pengelasan, baik cosmetic maupun solid weld. |
Cut List | Menghasilkan daftar potongan material (Cut List) secara otomatis untuk kebutuhan fabrikasi. |
Workflow SolidWorks Weldments: Dari Sketch hingga Siap Produksi
Setelah memahami dasar-dasar SolidWorks Weldments, langkah berikutnya adalah membuat struktur rangka menggunakan workflow yang benar. Dengan mengikuti alur ini, desain menjadi lebih rapi, mudah direvisi, dan siap untuk proses fabrikasi.
Fase 1 – Membuat Skeleton Sketch
Skeleton Sketch merupakan dasar dari setiap desain SolidWorks Weldments. Sketch ini berfungsi sebagai centerline atau jalur yang akan diikuti oleh profil struktur. Untuk desain sederhana Anda dapat menggunakan 2D Sketch, sedangkan rangka tiga dimensi sebaiknya dibuat dengan 3D Sketch.
Langkah-langkah membuat 3D Sketch:
Buka File → New → Part.
Pilih Insert → 3D Sketch atau klik ikon 3D Sketch pada toolbar Sketch.
Gunakan tool Line untuk membuat kerangka struktur.
Tekan Tab untuk berpindah sumbu aktif (X, Y, dan Z).
Tambahkan Relations dan Dimensions hingga sketch berstatus Fully Defined.
Klik OK untuk menyimpan sketch.
Tips: Pastikan Skeleton Sketch sudah Fully Defined sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Sketch yang masih berwarna biru (under-defined) dapat menyebabkan model sulit diedit dan kurang stabil saat terjadi perubahan desain.
Fase 2 – Menambahkan Structural Member
Setelah Skeleton Sketch selesai, gunakan fitur Structural Member untuk mengubah garis sketch menjadi profil baja seperti hollow, pipe, angle, C-channel, atau I-beam. Pada tahap inilah SolidWorks Weldments secara otomatis membangun struktur sesuai jalur yang telah dibuat.
Langkah-langkah menambahkan Structural Member:
Klik Structural Member pada tab Weldments atau melalui Insert → Weldments → Structural Member.
Pilih Standard, Type, dan Size sesuai profil yang digunakan.
Pada bagian Path Segments, pilih garis-garis sketch yang akan dijadikan struktur.
Atur orientasi profil melalui Alignment, Mirror Profile, dan Locate Profile bila diperlukan.
Pilih Corner Treatment seperti End Miter, End Butt1, atau End Butt2 agar sambungan antar profil terbentuk secara otomatis.
Klik OK untuk membuat struktur.
Catatan: Setiap fitur Structural Member hanya dapat menggunakan satu jenis profil. Jika desain menggunakan hollow dan angle sekaligus, buat fitur Structural Member yang terpisah.
Fase 3 – Merapikan Sambungan dengan Trim/Extend
Setelah semua profil terbentuk, periksa apakah ada bagian yang saling bertumpuk atau belum tersambung dengan sempurna. Gunakan fitur Trim/Extend untuk memotong, memperpanjang, atau memberikan celah antar profil sehingga hasil desain lebih rapi dan siap diproduksi.
Langkah-langkah menggunakan Trim/Extend:
Klik Trim/Extend pada tab Weldments.
Tentukan Trimming Boundary menggunakan Bodies, Faces, atau Planes.
Pilih profil yang akan dipotong pada bagian Bodies to Trim.
Aktifkan Allow Trim atau Allow Extend sesuai kebutuhan.
Gunakan Weld Gap jika diperlukan celah untuk proses pengelasan.
Klik OK untuk menyelesaikan proses.
Tips: Jika Corner Treatment sudah diatur dengan benar saat membuat Structural Member, biasanya penggunaan Trim/Extend hanya diperlukan pada kondisi tertentu sehingga proses desain menjadi lebih cepat.
Fase 4 – Menambahkan Gusset (Pelat Penguat)
Gusset adalah pelat penguat yang dipasang pada sudut pertemuan dua structural member untuk meningkatkan kekuatan sambungan. Fitur ini banyak digunakan pada rangka mesin, platform, conveyor, dan berbagai konstruksi baja yang membutuhkan kekuatan tambahan.
Cara menambahkan Gusset di SolidWorks Weldments:
Klik Gusset pada tab Weldments atau pilih Insert → Weldments → Gusset.
Pilih dua face planar yang membentuk sudut sambungan.
Tentukan bentuk gusset, yaitu Triangular atau Polygonal.
Atur dimensi d1, d2, dan Thickness sesuai kebutuhan desain.
Aktifkan Chamfer jika diperlukan ruang tambahan untuk jalur pengelasan.
Klik OK untuk membuat gusset.
Tips: Aktifkan Pin PropertyManager agar Anda dapat membuat beberapa gusset secara berurutan tanpa harus membuka kembali perintah yang sama.
Fase 5 – Menambahkan End Cap
End Cap digunakan untuk menutup ujung terbuka pada profil hollow seperti Square Tube, Rectangular Tube, atau Pipe. Selain membuat model lebih realistis, fitur ini juga membantu menghasilkan gambar kerja yang lebih lengkap untuk proses fabrikasi.
Cara menambahkan End Cap:
Klik End Cap pada tab Weldments.
Pilih permukaan datar di ujung profil yang akan ditutup.
Atur parameter Thickness, Thickness Ratio, serta tambahkan Chamfer atau Fillet jika diperlukan.
Klik OK untuk menyelesaikan proses.
Catatan: End Cap hanya dapat digunakan pada profil tertutup (closed profile) seperti hollow dan pipa. Fitur ini tidak berlaku untuk profil terbuka seperti Angle, C-Channel, maupun I-Beam.
Fase 6 – Menambahkan Weld Bead
Weld Bead digunakan untuk merepresentasikan jalur pengelasan pada model. Di SolidWorks Weldments, tersedia dua jenis Weld Bead yang dapat dipilih sesuai kebutuhan desain.
Cosmetic Weld Bead merupakan pilihan yang paling umum karena hanya menampilkan representasi visual tanpa menambah geometri solid. Ukuran file tetap ringan dan panjang las dapat dihitung secara otomatis untuk dokumentasi.
Solid Weld Bead membuat geometri las menjadi solid sehingga cocok digunakan jika membutuhkan analisis massa atau volume material las, meskipun ukuran file menjadi lebih besar.
Cara menambahkan Cosmetic Weld Bead:
Klik Weld Bead pada tab Weldments.
Pilih Cosmetic Weld Bead.
Tentukan jenis las, seperti Fillet atau Butt Weld.
Pilih permukaan yang akan disambung.
Atur ukuran las (Leg Size) sesuai kebutuhan.
Klik OK.
Setelah ditambahkan, informasi Weld Bead akan otomatis muncul pada Weld Table di Drawing sehingga mempermudah proses dokumentasi dan fabrikasi.
Fase 7 – Mengelola Cut List
Salah satu keunggulan SolidWorks Weldments adalah kemampuan membuat Cut List secara otomatis. Daftar ini berisi informasi penting seperti jenis profil, panjang potongan, jumlah material, hingga properti yang dibutuhkan untuk proses produksi.
Cara mengelola Cut List:
Buka FeatureManager Design Tree, lalu expand folder Cut List.
Setiap profil akan dikelompokkan secara otomatis berdasarkan ukuran dan geometri yang sama.
Klik kanan Cut-List Item → Properties untuk menambahkan informasi seperti Description, Material, dan Finish.
Nilai seperti Length, Quantity, dan Total Length akan dihitung otomatis oleh SolidWorks.
Menampilkan Cut List pada Drawing
Agar data Cut List muncul pada gambar kerja, lakukan langkah berikut:
Buka atau buat Drawing dari model weldment.
Pilih Insert → Tables → Weldment Cut List.
Tentukan Drawing View sebagai referensi.
Klik area drawing untuk menempatkan tabel.
Tabel Cut List akan terisi secara otomatis berdasarkan data pada model SolidWorks Weldments, sehingga siap digunakan sebagai dokumen fabrikasi maupun estimasi kebutuhan material.
Profil Weldments yang Tersedia di SolidWorks
SolidWorks Weldments menyediakan berbagai profil struktur baja standar yang dapat langsung digunakan saat membuat Structural Member. Library bawaan ini mendukung beberapa standar internasional seperti ANSI, ANSI Inch, ISO, DIN, JIS, GB, KS, BSI, AS, dan CISC, sehingga memudahkan pengguna dalam menyesuaikan standar desain yang digunakan.
Jenis Profil Weldments yang paling sering digunakan:
Jenis Profil | Nama Umum di Indonesia | Aplikasi |
Square Tube | Hollow kotak | Rangka mesin, meja kerja, frame industri |
Rectangular Tube | Hollow persegi panjang | Platform, rangka struktural, conveyor |
Pipe / Round Tube | Pipa besi atau pipa galvanis | Railing, handrail, struktur melingkar |
C-Channel | UNP / Kanal U | Frame ringan, rel, dudukan mesin |
Angle | Besi siku (L) | Bracket, penguat sudut, rangka ringan |
I-Beam / H-Beam | WF, H-Beam, atau I-Beam | Konstruksi berat, kolom, girder |
T-Section | Profil T | Guide rail dan struktur khusus |
Cara Mengunduh Profil Weldments Tambahan
Secara default, instalasi SolidWorks hanya menyediakan sebagian profil Weldments. Jika membutuhkan standar atau ukuran profil yang belum tersedia, Anda dapat mengunduh library tambahan melalui Design Library.
Langkah-langkah mengunduh profil Weldments:
Buka Task Pane di sisi kanan SolidWorks.
Pilih tab Design Library.
Buka SOLIDWORKS Content → Weldments.
Pilih standar yang ingin diunduh, seperti ISO, DIN, atau ANSI.
Simpan file .zip yang diunduh.
Ekstrak file ke folder data\weldment profiles pada direktori instalasi SolidWorks.
Buka kembali fitur Structural Member, lalu profil baru akan muncul secara otomatis pada daftar yang tersedia.
Tips: Jika Anda sering menggunakan ukuran hollow atau profil baja lokal Indonesia yang tidak tersedia di library bawaan, sebaiknya buat Custom Weldment Profile agar proses desain menjadi lebih cepat dan konsisten.
Cara Membuat Custom Weldment Profile di SolidWorks
Salah satu keunggulan SolidWorks Weldments adalah kemampuannya menggunakan Custom Weldment Profile. Fitur ini sangat berguna bagi engineer di Indonesia karena ukuran profil baja lokal, hollow galvanis, atau aluminium ekstrusi sering kali tidak tersedia pada library bawaan SolidWorks.
Dengan membuat profil sendiri, Anda dapat menggunakan ukuran yang sesuai dengan standar material yang dipakai di proyek.
Sesuai dokumentasi SolidWorks Help, Custom Weldment Profile dibuat dengan menyimpan sketch penampang sebagai Library Feature Part (.SLDLFP). Setelah tersimpan di folder Weldment Profiles, profil tersebut akan otomatis muncul pada fitur Structural Member dan dapat digunakan seperti profil bawaan SolidWorks.
Langkah 1 – Membuat Part Baru
Pilih File → New → Part.
Tentukan plane yang akan digunakan, umumnya Front Plane agar sesuai dengan standar pembuatan profil Weldments.
Langkah 2 – Membuat Sketch Penampang Profil
Masuk ke Edit Sketch pada plane yang dipilih.
Gambar penampang (cross section) sesuai profil yang diinginkan, misalnya Hollow Square 40×40×3 mm, C-Channel, atau profil aluminium kustom.
Tambahkan Smart Dimension hingga sketch berstatus Fully Defined.
Pastikan posisi Origin berada pada titik yang tepat karena akan menjadi Pierce Point default saat profil digunakan pada Structural Member.
Jika diperlukan, tambahkan Sketch Point sebagai alternatif Pierce Point.
Langkah 3 – Menyimpan Sebagai Library Feature Part
Pastikan sketch telah dipilih pada FeatureManager.
Klik File → Save As.
Ubah Save as type menjadi Library Feature Part (*.SLDLFP).
Simpan file ke folder Weldment Profiles sesuai standar dan jenis profil yang diinginkan, misalnya ISO → Hollow Square.
Beri nama file sesuai ukuran profil, misalnya 40x40x3.SLDLFP. Nama file ini akan tampil pada daftar Size di fitur Structural Member.
Langkah 4 – Menggunakan Profil Kustom
Kembali ke model SolidWorks Weldments.
Jalankan fitur Structural Member.
Pilih Standard sesuai folder tempat profil disimpan.
Pilih Type profil.
Pada bagian Size, pilih Custom Weldment Profile yang telah dibuat. Profil tersebut kini siap digunakan seperti library bawaan SolidWorks.
Tips: Buat folder berdasarkan standar perusahaan atau jenis material, misalnya Hollow Lokal, Aluminium, atau Stainless Steel, agar library Custom Weldment Profile lebih rapi, mudah dikelola, dan dapat digunakan kembali pada proyek berikutnya.
Fitur Terbaru SolidWorks Weldments di SolidWorks 2025
SolidWorks 2025 menghadirkan sejumlah pembaruan pada fitur SolidWorks Weldments yang membuat proses desain struktur baja menjadi lebih cepat, lebih intuitif, dan lebih efisien.
Pembaruan ini berfokus pada peningkatan workflow, pengelolaan sambungan, serta dokumentasi pengelasan sehingga engineer dapat menyelesaikan desain dengan lebih produktif.
1. Akses Structure System Lebih Mudah
Pada SolidWorks 2025, tersedia tombol Create Structure System dan Edit Structure System yang terpisah. Perubahan ini membantu pengguna menghindari kesalahan saat mengedit model, sekaligus mempercepat proses pembuatan maupun revisi Structure System.
Selain itu, saat pertama kali membuat Structure System, SolidWorks akan langsung membuka perintah Primary Structural Member, sehingga workflow menjadi lebih praktis.
2. Dukungan Groove Beads
Salah satu fitur baru yang paling menarik adalah Groove Beads, yaitu representasi butt weld yang lebih akurat pada model. Sebelumnya, SolidWorks hanya menyediakan Fillet Weld Bead, sehingga kini dokumentasi pengelasan menjadi lebih lengkap dan sesuai dengan kebutuhan fabrikasi.
3. Corner Management yang Lebih Intuitif
Corner Management PropertyManager telah diperbarui dengan tampilan dan alur kerja yang lebih sederhana. Perubahan ini memudahkan pengguna lama maupun pengguna baru dalam mengatur sambungan antar Structural Member, sehingga proses desain menjadi lebih cepat dan konsisten.
4. Connection Elements Lebih Fleksibel
Fitur Connection Elements juga mendapatkan peningkatan untuk mendukung sambungan antar profil dengan orientasi yang lebih kompleks. Hasilnya, desain struktur menjadi lebih realistis dan lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan proyek di bidang manufaktur maupun konstruksi.
Dengan berbagai peningkatan tersebut, SolidWorks Weldments di SolidWorks 2025 menawarkan workflow yang lebih efisien, dokumentasi pengelasan yang lebih lengkap, serta kemudahan dalam membuat dan mengelola struktur baja untuk berbagai aplikasi engineering.
Studi Kasus: Mendesain Rangka Meja Industri dengan SolidWorks Weldments
Untuk memahami cara kerja SolidWorks Weldments, berikut contoh penerapannya pada desain rangka meja kerja industri. Dengan memanfaatkan fitur Structural Member, Gusset, End Cap, Weld Bead, dan Cut List, seluruh proses desain dapat dilakukan dalam satu file part sehingga lebih cepat dibandingkan menggunakan metode assembly konvensional.
Spesifikasi Desain:
Ukuran meja: 1200 × 600 × 850 mm
Profil utama: Hollow Square 40×40×3 mm
Frame atas: Angle 30×30×3 mm
Material: Mild Steel (ASTM A36)
Jenis sambungan: Full Penetration Fillet Weld
Rencana 3D Sketch tampak atas (top view):
├─────────────────────┤ 1200mm
┌─────────────────────┐ ─
│ ╔═══════════════╗ │ │
│ ║ ║ │ │ 600mm
│ ╚═══════════════╝ │ │
└─────────────────────┘ ─
TAMPAK SAMPING (Side View):
┌─────────────────────┐ ─
│ │ │ 850mm
│ crossbar @400mm │ │
│ │ │
└─┘ └─┘ ─
Alur Pembuatan:
Buat 3D Sketch sebagai kerangka utama yang terdiri dari empat kaki setinggi 850 mm, rangka atas berukuran 1200 × 600 mm, serta dua crossbar horizontal pada ketinggian 400 mm dari lantai.
Tambahkan Structural Member menggunakan profil Hollow Square 40×40×3 mm untuk membentuk empat kaki meja. Gunakan End Butt agar kaki tersambung dengan frame atas secara rapi.
Buat Structural Member kedua untuk rangka atas menggunakan profil yang sama, kemudian pilih End Miter agar setiap sudut membentuk sambungan 45°.
Tambahkan Structural Member ketiga pada bagian crossbar dan gunakan End Butt agar batang penyangga menyatu dengan kaki meja.
Rapikan seluruh sambungan menggunakan Trim/Extend hingga setiap profil tersambung dengan presisi.
Tambahkan Gusset berukuran 50 × 50 × 5 mm pada titik pertemuan kaki dan rangka atas untuk meningkatkan kekuatan struktur.
Gunakan End Cap untuk menutup bagian bawah keempat kaki dengan pelat setebal 3 mm.
Tambahkan Cosmetic Weld Bead pada seluruh sambungan sebagai representasi proses pengelasan.
Lengkapi Cut List Properties dengan informasi material ASTM A36 serta finishing primer dan topcoat.
Buat Drawing, lalu sisipkan Weldment Cut List sehingga gambar kerja siap digunakan untuk proses fabrikasi.
Dengan workflow SolidWorks Weldments, desain rangka meja industri dapat diselesaikan jauh lebih cepat dibandingkan metode assembly biasa.
Jika sebelumnya proses pemodelan dapat memakan waktu hingga setengah hari, pendekatan Weldments memungkinkan pekerjaan yang sama selesai hanya dalam 1–2 jam, sekaligus menghasilkan Cut List dan dokumentasi produksi secara otomatis.
Aplikasi SolidWorks Weldments di Berbagai Industri
SolidWorks Weldments digunakan secara luas untuk mendesain berbagai struktur baja karena mampu mempercepat proses pemodelan, menghasilkan Cut List otomatis, dan mempermudah revisi desain. Berikut beberapa contoh penerapannya di berbagai industri di Indonesia.
1. Industri Manufaktur dan Permesinan
Weldments banyak digunakan untuk mendesain rangka mesin produksi, seperti mesin press, conveyor, mesin CNC, hingga mesin otomatisasi. Dengan memanfaatkan Design Table dan konfigurasi model, engineer dapat membuat beberapa variasi ukuran mesin dalam satu file sehingga proses desain menjadi lebih efisien.
2. Industri HORECA dan Food Equipment
Peralatan seperti meja stainless steel, rak penyimpanan, food cart, dan kitchen equipment umumnya menggunakan profil stainless steel tube maupun angle. Dengan SolidWorks Weldments, desain dapat dibuat lebih cepat sekaligus menghasilkan Cut List yang siap digunakan oleh tim fabrikasi.
3. Industri Konstruksi Baja
Pada proyek konstruksi, SolidWorks Weldments sering digunakan untuk mendesain rangka canopy, carport, pagar besi, platform, hingga struktur baja ringan. Beragam profil seperti Hollow, UNP, Angle, dan I-Beam tersedia pada library Weldments sehingga proses desain menjadi lebih praktis.
4. Industri Furniture dan Display
Rangka meja industrial, rak display, booth pameran, serta furniture berbahan besi hollow merupakan contoh produk yang sangat cocok dibuat menggunakan SolidWorks Weldments. Workflow berbasis Structural Member mempercepat pembuatan rangka dengan hasil yang konsisten.
5. Industri Pertanian dan Alat Berat
Weldments juga digunakan untuk mendesain rangka mesin pertanian, conveyor, trailer, dan berbagai peralatan industri lainnya. Setelah model selesai dibuat, struktur dapat dianalisis menggunakan SolidWorks Simulation, kemudian langsung dibuat gambar kerja dan Cut List dalam satu alur kerja yang terintegrasi.
Error Umum pada SolidWorks Weldments dan Cara Mengatasinya
Saat menggunakan SolidWorks Weldments, Anda mungkin menemukan beberapa kendala. Berikut error yang paling sering terjadi beserta solusi untuk mengatasinya.
1. Profile Tidak Muncul pada Dropdown Size
Penyebab:
File .SLDLFP disimpan pada folder yang salah.
Profil disimpan sebagai Part (.SLDPRT), bukan Library Feature Part (.SLDLFP).
Folder Standard atau Type tidak sesuai dengan struktur library Weldments.
Solusi:
Pastikan file berada pada folder Weldment Profiles\Standard\Type.
Simpan profil menggunakan format Library Feature Part (.SLDLFP).
Restart SolidWorks setelah menambahkan profil baru.
Periksa Tools → Options → System Options → File Locations → Weldment Profiles, lalu tambahkan folder kustom jika diperlukan.
2. Structural Member Tidak Dapat Di-Trim dengan Benar
Penyebab:
Garis pada 2D Sketch atau 3D Sketch tidak benar-benar bertemu sehingga terdapat celah (gap) atau tumpang tindih (overlap).
Solusi:
Edit sketch dan perbesar area sambungan.
Tambahkan Coincident Relation pada endpoint yang seharusnya saling terhubung.
Pastikan sketch sudah Fully Defined sebelum membuat Structural Member.
3. Cut List Tidak Mengelompokkan Profil yang Sama
Penyebab:
Profil yang seharusnya identik memiliki perbedaan kecil pada panjang, sudut potong, atau properti sehingga dianggap sebagai item yang berbeda.
Solusi:
Periksa kembali dimensi sketch agar benar-benar sama.
Klik kanan Cut List → Update untuk memperbarui data.
Pastikan Custom Properties setiap profil tidak memiliki perbedaan yang tidak diperlukan.
4. End Cap Tidak Dapat Digunakan
Penyebab:
End Cap hanya mendukung closed profile, seperti Hollow Square, Rectangular Tube, atau Pipe.
Solusi:
Jika menggunakan profil terbuka seperti Angle, UNP, atau I-Beam, buat pelat penutup secara manual menggunakan fitur Extruded Boss/Base.
5. Gusset Tidak Bisa Memilih Face
Penyebab:
Face yang dipilih bukan planar face atau kedua face tidak membentuk sudut yang valid.
Solusi:
Pastikan kedua face merupakan planar face.
Periksa apakah kedua profil benar-benar saling bertemu pada titik sambungan.
Pilih face dari dua Structural Member yang berbeda, bukan dari body yang sama.
Perbandingan SolidWorks Weldments, Sheet Metal, dan Surface Modeling
Selain SolidWorks Weldments, SolidWorks juga menyediakan fitur Sheet Metal dan Surface Modeling untuk kebutuhan desain yang berbeda. Memahami perbedaan ketiga fitur ini akan membantu Anda memilih workflow yang paling sesuai dengan jenis produk yang akan dibuat.
Aspek | SolidWorks Weldments | Sheet Metal | Surface Modeling |
Jenis Produk | Rangka mesin, struktur las, frame baja | Komponen dari plat logam yang ditekuk | Produk dengan bentuk bebas atau organik |
Material Utama | Profil baja, hollow, pipa, angle, I-Beam | Plat logam tipis | Berbagai jenis material |
Output Utama | Cut List, BOM, gambar fabrikasi | Flat Pattern, DXF, gambar bending | Surface atau solid body |
Ketebalan Material | Mengikuti ukuran profil | Ketebalan seragam (Sheet Thickness) | Dikontrol bebas sesuai desain |
Metode Penyambungan | Pengelasan (Weld) | Tekuk, lipatan, riveting, atau spot weld | Tidak memiliki sambungan fisik |
Dokumentasi Khusus | Weldment Cut List | Flat Pattern Drawing | Tidak ada dokumentasi khusus |
Contoh Produk | Rangka mesin, conveyor, meja industri, platform | Panel listrik, enclosure, kabinet, ducting | Bodi kendaraan, casing produk, desain ergonomis |
Kapan menggunakan masing-masing fitur?
Gunakan SolidWorks Weldments jika Anda mendesain rangka, struktur baja, conveyor, meja kerja, atau produk yang tersusun dari profil hollow, pipa, angle, maupun I-Beam.
Gunakan Sheet Metal jika produk dibuat dari plat logam yang dipotong, ditekuk, dan dibentuk menjadi panel atau enclosure.
Gunakan Surface Modeling jika desain memiliki bentuk bebas (freeform) atau permukaan yang kompleks, seperti bodi kendaraan, produk konsumen, maupun desain industrial.
Tingkatkan Produktivitas SolidWorks Weldments Bersama PT Grand Asia Technology
SolidWorks Weldments membantu engineer mendesain rangka mesin, struktur baja, dan berbagai konstruksi industri dengan lebih cepat, akurat, dan efisien. Fitur seperti Structural Member, Cut List otomatis, serta kemudahan revisi desain mampu menghemat waktu sekaligus meningkatkan produktivitas proses engineering.
Sebagai partner resmi SolidWorks di Indonesia, PT Grand Asia Technology siap membantu perusahaan Anda mengoptimalkan penggunaan SolidWorks Weldments melalui solusi yang lengkap, mulai dari lisensi SolidWorks resmi, training bersertifikat, hingga technical support dari engineer berpengalaman.
Ingin mengetahui solusi SolidWorks yang paling sesuai untuk kebutuhan bisnis Anda? Hubungi PT Grand Asia Technology sekarang untuk mendapatkan konsultasi gratis, demo produk, atau informasi mengenai lisensi dan pelatihan SolidWorks.
Oleh: Tim Technical Support Grand Asia Technology Ditinjau oleh: Engineer Bersertifikat CSWP (Certified SolidWorks Professional) dengan spesialisasi Sheet Metal & Weldments Update terakhir: 1 September 2026
FAQ Seputar SolidWorks Weldments
Apa perbedaan SolidWorks Weldments dengan Assembly?
SolidWorks Weldments menggunakan satu multibody part, sehingga lebih mudah dikelola dibandingkan assembly yang terdiri dari banyak file. Selain itu, Weldments dapat membuat Cut List otomatis dan mempercepat desain struktur berbahan profil.
Apakah SolidWorks Weldments hanya untuk struktur baja?
Tidak. Selain baja, SolidWorks Weldments juga dapat digunakan untuk profil aluminium, kayu, PVC, maupun material lain yang menggunakan profil memanjang.
Bisakah menggunakan profil baja lokal Indonesia?
Bisa. Anda hanya perlu membuat Custom Weldment Profile (.SLDLFP) sesuai ukuran profil yang digunakan, sehingga dapat langsung dipakai pada fitur Structural Member.
Apakah Cut List dapat digunakan untuk proses fabrikasi?
Ya. Cut List dapat berisi informasi material, panjang, jumlah, dan finishing sehingga siap digunakan sebagai dokumen fabrikasi maupun pengadaan material.
Apakah model Weldments bisa dianalisis dengan SolidWorks
Simulation?
Bisa. Model SolidWorks Weldments dapat dianalisis menggunakan SolidWorks Simulation untuk mengevaluasi kekuatan struktur sebelum proses produksi.
Standar profil apa saja yang tersedia di SolidWorks Weldments?
Library bawaan mendukung berbagai standar internasional seperti ANSI, ISO, DIN, JIS, GB, BSI, AS, dan CISC. Jika diperlukan, Anda juga dapat mengunduh profil tambahan atau membuat Custom Weldment Profile sendiri.
Referensi :
SolidWorks Weldments Help 2025 — Dokumentasi resmi Dassault Systèmes
GoEngineer: SolidWorks 2025 Weldments What's New — Review fitur baru dari reseller resmi SolidWorks
Javelin Technologies: 5 Easy Steps for Custom Weldment Profiles — Panduan profil kustom
CATI Blog: Weldments from Profiles to Cut Lists — Tutorial trim, gusset, end cap
Hawk Ridge Systems: Gussets & End Caps — Panduan gusset dan end cap
SolidWorks Official Blog: Best Practices Cut Lists — Best practices Cut List management



